Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Waspada Kekeringan! Gunakan Air Seperlunya

Foto : Freepik

JAKARTA – Buat penduduk Pulau Jawa yang masih suka buang-buangin air pas mandi, kayaknya mulai sekarang harus mulai berpikir sepuluh kali deh kalau masih mau boros. Pasalnya, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memprediksi sumber air di seluruh Jawa akan kering pada 2040.

Sebanyak 150 juta penduduk di Pulau Jawa diprediksi terancam kekurangan air, termasuk untuk kebutuhan makan atau minum. Menurut para peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), faktor-faktor pemicunya krisis air dari perubahan iklim, pertambahan penduduk hingga alih fungsi lahan.

Menurut data Puslitbang Sumber Daya Air Kementerian PUPR di tahun 2012, yang dikutip BBC, persediaan air bagi setiap orang di Jawa adalah sebanyak 1.169 meter kubik per tahun. Dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis RPJMN Bappenas 2019, tahun 2040 nanti persediaan air di Jawa bersisa 476 meter kubik saja untuk tiap orang per tahun saja. Laporan itu sudah melabeli situasi demikian sebagai “kelangkaan total”.

Apalagi, LIPI juga menyebutkan, curah hujan di Jawa cenderung akan terus menurun sekitar 3 persen karena dampak minimnya ketersediaan air.

Lalu, sebagai antisipasi, cara apa yang bisa dilakukan untuk menghemat pasokan air?

Manajer Kampanye Perkotaan dan Energi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Dwi Sawung mengatakan, upaya yang harus dilakukan adalah menjaga hutan agar tetap hijau dan memperluas hutan. Selain itu, harus ada upaya membersihkan limbah atau sampah di sungai.

Baca juga:  Infokom Elektrindo Bagikan Laptop Gratis untuk Siswa SMP di NTB

Sementara itu, Dirjen Sumber Daya Air di Kementerin PUPR Hari Suprayogi mengatakan, perlu dibangun bendungan untuk menampung air hujan. Pembangunan bendungan tersebut merupakan kunci ketahanan air. “Tampungan air harus dibangun untuk memenuhi kebutuhan. Ketahanan air tercapai kalua ada pengawetan air, jawabannya penampungan,” lanjut Hari.