Ketik pencarian Anda

Editor's Choice

Tanda-Tanda Anda Kelebihan Konsumsi Gula, Waspadai Sakit Kepala

JAKARTA – Kelebihan mengonsumsi gula bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Tak hanya menyebabkan obesitas, tetapi juga gangguan kesehatan lain seperti diabetes.

Tanpa disadari, tubuh juga memberi peringatan jika Anda kelebihan gula. Ahli gizi dan spesialis detoks Autumn Bates memberikan beberapa tanda tubuh Anda kelebihan gula, seperti dilansir iNews.id dari Pop Sugar, Jumat (23/3).

Perubahan Mood

Jika mengalami perubahan mood yang signifikan, bisa jadi pola makan Anda penyebabnya. “Diet tinggi gula dapat menyebabkan Anda mengalami perubahan suasana hati yang parah,” kata Bates.

Hal ini disebabkan gula diserap lebih cepat dalam tubuh daripada lemak atau protein, sehingga menyebabkan lonjakan energi dan penurunan yang tiba-tiba. Penurunan itu dapat menyebabkan Anda merasa murung, marah, cemas, dan kesal.

Jerawat

Jerawat bisa datang karena stres atau hormon saat masa menstruasi. Tapi kelebihan gula bisa membuat Anda jerawatan. “Mengonsumsi kadar gula yang tinggi telah dikaitkan dengan ketidakseimbangan hormon. Ketidakseimbangan ini dapat muncul dalam berbagai cara, tetapi salah satu bentuk yang paling umum adalah jerawat,” kata Bates.

Sakit Kepala

Kelebihan gula bisa menyebabkan Anda sakit kepala atau migrain. “Mengalami lonjakan konsumsi gula tiba-tiba, kemudian turunnya kadar glukosa darah karena banyak mengonsumsi gula dapat memicu hipoglikemia,” kata Bates. Hipoglikemia sendiri merupakan kondisi ketika gula darah rendah.

“Gejala umum hipoglikemia dapat mencakup sakit kepala atau migrain. Jika sering mengalami sakit kepala, Anda mungkin mengonsumsi banyak gula.”

Baca juga:  VIRAL! Wanita Lahap Durian dengan Bijinya Bikin Heboh Warganet

Tak Mampu Turunkan Berat Badan

Anda sudah melakukan rangkaian latihan untuk menurunkan berat badan, plus konsumsi makanan sehat, namun berat badan Anda tak kunjung berubah. Bisa jadi itu karena Anda kelebihan mengonsumsi gula.

“Aliran gula yang konstan ke tubuh membuat Anda kehilangan kemampuan mengelola lemak. Inilah mengapa berat badan Anda tak kunjung turun,” ujarnya.

Sumber: iNews.id

Tags: