Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Tahukah Anda Bahwa Rasulullah Menyukai Buah Selain Kurma ?

Foto : Istimewa

JAKARTA – Buah kurma dan bulan Ramadhan jadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kurma sendiri menjadi satu buah yang dianjurkan Rasulullah untuk mengawali hidangan saat berbuka.

Buah ini punya manfaat yang luar biasa dan dalam Alquran dan hadis, kurma sering terucap saking baiknya untuk kehidupan manusia. Apalagi buah yang banyak tumbuh di jazirah Arab ini kesukaan dari Rasulullah.

Banyaknya kandungan baik buah ini sepertinya tidak akan pernah cukup pembahasannya. Tapi, tahukah Anda kalau Rasulullah punya buah kesukaan lain selain kurma? Ada yang bisa jawab?

Dalam “Buku Pintar Sains dalam Alquran: Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah” karya Dr Nadiah Thayyarah, dijelaskan di sana kalau buah lain yang menjadi kegemaran Nabi Muhammad SAW ialah semangka! Buah yang segar ini dikatakan pernah dikonsumsi Nabi bersamaan dengan kurma.

 

Aisyah berkata, “Rasulullah pernah makan semangka dengan kurma.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi). Abu Dawud menambahkan dalam hadist sahih, Rasulullah bersabda, “Panasnya kurma ini menetralkan dinginnya semangka”.

Anas ibn Malik berkata, “Rasululah pernah mengambil kurma muda dengan tangan kanannya dan semangka dengan tangan kirinya dan makan kurma muda dengan semangka. Itu buah-buahan yang beliau suka.” (HR. At-Thabrani).

Menurut Ibnu Qayyim, yang dimaksud semangka dalam hadis di atas adalah semangka berkulit hijau. Buah ini lebih cepat dicerna lambung dibandingkan mentimun dan lebih cepat bercampur dengan makanan yang ada di dalam perut.

Baca juga:  Literasi Investasi, MNC Asset Management & MNC Play Gelar Edukasi Reksa Dana Melalui APD

“Semangka sebaiknya dikonsumsi sebelum makan. para dokter juga menjelaskan, mengonsumsi semangka sebelum makan dapat mencuci perut dan menjauhkannya dari penyakit,” kata Ibnu Qayyim.

Dalam penjelasan lainnya, Al-Baghdadi mengatakan, semangka hijau bersifat dingin dan basah. Namun, buah ini bermanfaat sebagai diuretik melancarkan pencernaan. Daging semangka ternyata bisa menghilangkan bintik-bintik di wajah dengan cara digosok. Sementara bijinya dapat dimanfaatkan untuk menghancurkan batu ginjal dari kencing batu.

“Namun, jika mengonsumsi semangka secara berlebihan selepas makan, malah dapat menghambat pencernaan. Oleh karena itu, sebaiknya dikonsumsi beberapa menit setelah makan,” saran Al-Baghdadi.

Lantas, tahukah Anda kalau semangka itu adalah buah musim panas dan tumbuh dari tanaman merambat yang diketahui berasal dari India dan Mesir. Kemudian, negara-negara sekitar Laut Mediterania mulai menyebarkannya. Sebagai buah musim panas, semangka diberkahi kandungan air mencapai 90-93% yang bermanfaat menghilangkan haus dan dahaga.

Semangka hijau mengandung 6-9% gula, kaya akan vitamin C, namun minim vitamin A dan nikotin (niacin). Kandungan garam mineral semangka cukup seimbang, khususnya fosfor, kalium, sulfur, dan soda. Banyak ahli gizi Amerika yang berpendapat kalau semangka dapat mencegah tipoid dan sangat berguna bagi penderita radang sendi (reumatik).

Begitu pun dengan biji semangka, bagian ini juga mempunyai nilai gizi yang tinggi. Bijinya mengandung lemak 43%, protein 27%, dan gula 15%. Biji semangka dapat dimanfaatkan sebagai pencahar dan penambah tenaga, dengan cara dibakar dan dicampur dengan kacang-kacangan.

Baca juga:  Yuk, ke Kampung Ramadhan GTV

Masha Allah, buah yang disukai Rasulullah ternyata selalu bernilai baik untuk kesehatan manusia.