Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Starhits Catat Lebih Dari 11 Juta Subscribers

Foto: MNC Media

JAKARTA – Sejak diluncurkan Agustus lalu, anak perusahaan PT MNC Studios International Tbk (MSIN) Starhits, telah memulai kegiatan MCN (Multi Channel Network) dan menghasilkan 1,6 miliar views serta lebih dari 11 juta subscribers hanya dalam satu bulan. Dengan MCN, Starhits memiliki kemampuan untuk memonetisasi kontennya sendiri di Youtube dan konten dari content creators lainnya dengan berbagi hasil pendapatan (revenue share).

Presiden Direktur MNC Studios International Ella Kartika mengatakan, kehadiran bisnis MCN akan semakin memperkuat pertumbuhan emiten bersandi saham MSIN tersebut ke depannya. Tak hanya kinerja perseroan yang semakin kokoh, performa rating program yang diproduksi perseroan juga tetap positif dengan menempati posisi pertama dan kedua sebagai penyedia program TV FTA (free-to-air).

Multi Channel Network (MCN) adalah jaringan yang bekerja sama dengan sebagian besar channel YouTube sekarang ini,biasa nya banyak pembuat konten original di Youtube bergabung dengan MCN karena banyak kelebihan yang ditawarkan oleh MCN yang nanti akan kita bahas di tempat lain.

Adapun, Youtube membagikan rata-rata 50% dari seluruh pendapatan iklan yang dikumpulkan dari pengiklan kepada pemilik konten atau dalam hal ini MCN. “Pendapatan dari segmen digital dan konten telah tumbuh sangat kuat,” katanya.

Starhits juga mengelola konten non-MCN di Youtube. Apabila digabungkan, total views telah mencapai 20,1 miliar, dengan total subscribers sebesar 22,1 juta pada akhir Agustus 2019, ini merupakan sebuah perolehan terbesar di Indonesia, baik dalam hal jumlah views maupun subscribers.

Baca juga:  The Next Boy/Girl Band :Team Boys Banjir Pujian dari Juri

Selain bisnis MCN yang baru dimulai dalam satu bulan terakhir, bisnis lain milik Perseroan juga telah menunjukkan hasil yang memuaskan, terutama dalam produksi drama melalui PT MNC Pictures (MNCP). MNCP telah memproduksi 2.911 jam konten drama berkualitas tinggi, termasuk serial drama, dengan pangsa pasar sebesar 40,5% (Januari 2019 – Agustus 2019), ini juga merupakan perolehan terbesar di Indonesia.

Serial drama milik Perseroan juga terus menduduki puncak program terbaik, dengan program berperingkat tertinggi di Indonesia diproduksi oleh MNCP, yaitu TOP (Tukang Ojek Pengkolan). Perseroan memproduksi 9 program dari 20 program teratas yang disiarkan oleh semua FTA untuk bulan Agustus 2019.

Mengenai kinerja, hingga bulan kedelapan tahun ini, MSIN membukukan pertumbuhan pendapatan yang luar biasa sebesar 22% (year on year/YoY) menjadi Rp1,223 triliun dari Rp1,003 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroan juga mengalami peningkatan pendapatan konten yang signifikan sebesar 12,7% pada tahun 2019 sebesar Rp1,287 triliun sebelum dieliminasi dari Rp1,142 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

Pendapatan digital juga melonjak secara signifikan sebesar 243% (YoY) menjadi Rp76,7 miliar dari Rp22,3 miliar tahun lalu. Selanjutnya, EBITDA naik 11,9% YoY dari Rp239,7 miliar menjadi Rp268,3 miliar tahun ini, sementara laba bersih tercatat sebesar Rp162,3 miliar. Ini merupakan peningkatan 8% (YoY) dari sebelumnya Rp150,3 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Peningkatan biaya YTD dibandingkan tahun lalu disebabkan oleh masuknya PT Asia Media Production (AMP) yang diperoleh Perseroan sebesar 70% pada pertengahan tahun lalu.

Baca juga:  Tingkatkan Total Dana Kelolaan, MNC Asset Management Gelar Investor Gathering di Medan

“Kedepannya, kami yakin bahwa kehadiran MCN akan memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan Perseroan,” pungkasnya.