Ketik pencarian Anda

Editor's Choice

Sering Pusing? Bisa Jadi Anda Diabetes

JAKARTA – Diabetes menjadi salah satu penyakit tak menular yang banyak diderita dan bisa berbahaya jika tidak ditangani sejak dini. Mulai dari komplikasi ginjal hingga penyakit jantung koroner yang bisa menyebabkan kematian dini.

Sebelum terlambat menanganinya, penyakit diabetes memiliki beberapa gejala atau tanda-tanda yang dapat dirasakan oleh tubuh. Salah satunya, sering sakit di bagian kepala. Memang tak semua penderita diabetes mengalami sakit kepala, tetapi kedua penyakit tersebut ada hubungannya.

Meskipun diabetes tak menyebabkan Anda merasakan sakit kepala, tetapi sering mengeluhkannya ternyata mengindikasikan ada yang tak beres dengan kadar gula darah Anda.

“Sakit kepala dapat menunjukkan bahwa kadar gula darah terlalu tinggi, yang disebut sebagai hiperglikemia, atau terlalu rendah yang disebut hipoglikemia,” demikian penjelasan medis yang dikutip dari Medical News Today, Selasa (17/4/2018).

Semakin banyaknya kadar gula darah berfluktuasi, maka semakin mungkin seorang penderita diabetes mengalami sakit kepala. Hal ini terjadi karena fluktuasi kadar gula darah berpengaruh pada perubahan tingkat hormon seperti epinefrin dan norepinefrin, yang dapat menyempitkan pembuluh darah di otak.

Hipoglikemia merupakan suatu kondisi di mana kadar gula darah rendah atau kurang dari 70 miligram per desiliter (mg/dL). Kondisi inilah yang sangat memungkinkan Anda mengalami sakit kepala. Sebab, glukosa darah adalah sumber utama bahan bakar bagi otak.

Kondisi seperti ini dapat terjadi pada penderita diabetes jika mereka mengambil terlalu banyak insulin atau tidak makan karbohidrat yang cukup.

Baca juga:  10 Kondisi Kesehatan yang Tak Dianjurkan Puasa

Sementara itu, hiperglikemia sendiri merupakan suatu kondisi di mana kadar gula darah tinggi pada penderita diabetes tipe 1 umumnya terjadi karena kurang produksi insulin.

Kemudian untuk diabetes tipe 2 disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh mengelola insulin dengan benar. Faktor tambahan lain adalah makan terlalu banyak, tak cukup berolahraga, dan tingkat stres tinggi. Walaupun faktor risikonya tampak sederhana, namun dampak yang ditimbulkannya sangat berbahaya.

Sebab, tingkat kadar gula yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan saraf, dan hal ini bisa membuat penumpukan keton, sejenis asam dalam darah. Bahayanya jika penumpukan keton terjadi bisa menyebabkan koma hingga kematian.

Selain sering mengalami sakit kepala, gejala diabetes yang umumnya dirasakan oleh tubuh adalah kelaparan dan kelelahan, mulut kering, kulit gatal, pengelihatan kabur, hingga mual dan muntah. Jika mengalami hal ini, segera hubungi dokter dan cek gula darah Anda.

(Sumber: iNews)

Tags: