Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Pimpin Delegasi Indonesia di ATF 2020 Brunei, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Promosikan Bali Baru

Foto: MNC Media

JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Angela Tanoesoedibjo memfasilitasi 30 pelaku usaha pariwisata Indonesi dalam acara Travel Exchange (Travex) ASEAN Tourism Forum (ATF) 2020 yang digelar di Brunei Darussalam. Ia juga mempromosikan destinasi Indonesia super prioritas yakni Bali baru.

Dalam bursa pariwisata tersebut, tak disangka para pelaku usaha asal Indonesia berhasil membukukan transaksi sebesar Rp65,9 miliar. Wamenparekraf Angela memimpin delegasi yang terdiri dari para pelaku industri pariwisata dari Kepulauan Riau, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, dan NTB.

Indonesia di acara tersebut menampilkan konsep paviliun yakni destinasi “Joglosemar” (Yogya, Solo, Semarang) dengan Borobudur sebagai ikonnya. Diketahui, Borobudur sendiri merupakan satu di antara lima destinasi super prioritas yang tahun ini mulai gencar dipromosikan.

Wamenparekraf Angela mengatakan hadirnya paviliun Indonesia memiliki peranan yang sangat penting. Pasalnya di tempat tersebut banyak terjadi aktivitas yang sangat bermanfaat bagi Indonesia. Tak sekedar memberi pelayanan informasi namun juga mempertemukan para pelaku bisnis di sektor pariwisata.

View this post on Instagram

ATF Brunei Darussalam

A post shared by Angela H Tanoesoedibjo (@angelatanoesoedibjo) on

“Kita lihat di paviliun Indonesia selama acara berlangsung ini telah melakukan kegiatan-kegiatan yang diantaranya memberikan pelayanan informasi, memperkenalkan kebudayaan dan menyediakan tempat bagi para pelaku bisnis pariwisata Indonesia untuk melakukan transaksi,” ujar Angela.

Sebagai informasi, Travex ATF 2020 adalah pameran dan bursa pariwisata terbesar di kawasan ASEAN. Acara tersebut digelar di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Perhelatan ini dihadiri oleh 161 perusahaan sebagai buyers potensial dari 43 negara dan 263 sellers dari 10 negara anggota ASEAN dan India.

Kegiatan ini dihadiri para menteri/wakil menteri pariwisata se-ASEAN dan mitra. Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua ASEAN Tourism Ministers Meeting dan Ketua Dewan Pengarah ASEAN Tourism Forum 2020 Dato Seri Setia Haji Ali bin Apong.

Pada pertemuan para menteri pariwisata ASEAN tersebut dibahas sejumlah isu penting di antaranya digitalisasi pariwisata yang menuntut perubahan bagi pelancong generasi mendatang.