Ketik pencarian Anda

Editor's Choice

Pentingnya Peningkatan Pemahaman Masyarakat Terkait Penanggulangan Kanker di Indonesia

Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia termasuk di Indonesia. Beberapa tahun terakhir, prevalensi kanker di Tanah Air meningkat tajam. Ada dua kemungkinan terkait hal ini. Pertama karena gaya hidup yang tidak sehat dan kedua karena sudah mulai banyak masyarakat yang datang ke dokter untuk memeriksakan diri dan menjalani pengobatan.

Sebagaimana diketahui, saat ini pengobatan pasien kanker sudah ditanggung BPJS. Hal ini membuat banyak masyarakat tidak merasa takut untuk menjalani pengobatan karena biaya yang mahal. Namun, hal itu belumlah cukup untuk menanggulangi kanker di Indonesia. Masih banyak tantangan lain yang harus diatasi.

Menurut Ketua Komite Penanggulangan Kanker Nasional, Prof DR. dr Soehartati Gondhowiardjo, Sp.Rad (K) Onk.Rad, tantangan besar penanggulangan kanker adalah geografis negara ini sendiri. “Indonesia negara yang tidak mudah, punya 17ribu pulau. Populasi terus meningkat mungkin sekarang sudah di atas 250 juta, itu sudah menjadi tantangan yang besar untuk penanggulangan kanker,” ungkapnya kepada Okezone.com di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (20/03).

Prof Soehartati melanjutkan, tantangan lainnya adalah awareness dari masyarakat yang masih terbilang belum terlalu baik mengenai berbagai hal menyangkut kanker seperti melakukan deteksi dini dan pengobatan yang benar. “Itu semua menyebabkan keterlambatan dari pengobatan, banyak pasien datang dalam keadaan yang late sudah stadium lokal dan lanjut lokal,” tambahnya.

Baca juga:  Serba Telur Bikin Habisin Nasi Sebakul

Selain itu, menurut dia awareness bukan hanya sekadar pencegahan melalui deteksi dini dan pengobatan yang benar, tapi juga dari informasi yang diterima. Terlalu banyak isu di masyarakat yang membuat pasien mengalami misleading information atau hoaks (berita bohong) sehingga menambah beban. Akibatnya banyak pasien kanker yang terlambat melakukan pengobatan karena informasinya kurang tertata dengan baik.

Lebih lanjut Prof Soehartati menjelaskan ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi tantangan tersebut salah satunya adalah dengan adanya perbaikan pemahaman mengenai kanker sehingga akan lebih mudah untuk menanggulanginya. Untuk melakukan hal tersebut diperlukan kerja sama antara pemerintah dengan dinas kesehatan, rumah sakit perhimpunan profesi, dan LSM untuk mengkampanyekan isu tentang kanker.

Sementara itu, cara lain untuk menanggulangi kanker di Indonesia adalah penambahan alat untuk terapi dan pembiayaan dana pengobatan. Berdasarkan hasil pertemuan dalam acara yang telah disebutkan di atas, para pembuat keputusan, tenaga medis, perusahaan asuransi, investor, dan ilmuwan se Asia Tenggara sepakat bila kemajuan penanggulangan kanker tidak akan tercipta tanpa kehendak politik dari departemen pemerintahan termasuk badan keuangan. Selain itu, pasien harus mendapatkan suara lebih besar dalam penentuan kebijakan yang terkait dengan kanker.

Sumber: Okezone.com

Tags: