Ketik pencarian Anda

Highlights

Pacu Likuiditas, MNC Kapital “Stock Split” 1:2

JAKARTA – PT MNC Kapital Indonesia Tbk atau MNC Financial Services menyetujui melakukan pemecahan nilai saham atau stock split dengan perbandingan 1:2. Persetujuan itu diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) perseroan yang dilaksanakan di iNews Tower, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Direktur Utama MNC Kapital Indonesia Wito Mailoa menyampaikan, keputusan RUPS-LB ini diharapkan dapat membuat likuiditas saham MNC Kapital akan lebih baik. Selain itu, juga dapat membuat harga saham menjadi lebih terjangkau bagi para investor.

“Sekarang dengan harga Rp1500 mungkin tidak likuid dan salah satu tujuan kami (stock split) adalah untuk menjaga likuiditas transaksi saham di kapital market supaya nantinya likuid lagi. Tentunya dengan harga setelah saham bonus dan stock split ini harganya akan di-range 110 level. Jadi akan lebih terjangkau oleh investor tentunya,” terang Wito.

Rasio pemecahan nominal dengan saham emiten berkode BCAP itu adalah 1:2, sehingga nilai nominal masing-masing saham turun dari semula Rp100 menjad Rp50 dan jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor meningkat dari semula 38 miliar saham menjadi 77 miliar saham.

Selain itu, RUPSLB juga menyetujui pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi agio saham dengan rasio 1:6 sehingga setelah saham bonus dibagikan, jumlah modal ditempatkan, dan disetor penuh meningkat. Jumlah semula 33.026.903.328 saham masing-masing dengan nilai nominal Rp100 per saham menjadi 38.531.387.216 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham atau dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp3,9 triliun.

Baca juga:  MNC Group Serahkan Ambulans Kepada Peraih Penghargaan ‘Pahlawan Untuk Indonesia’

Target 2018
Adapun target tahun ini, Wito berharap keuntungan yang didapat perseroan bisa lebih baik lagi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pihaknya juga optimistis kinerja tujuh unit bisnis yang berada di bawah naungan MNC Kapital Indonesia akan semakin positif.

“Di semester I 2018 kami sudah membukukan keuntungan Rp122 miliar. Jadi, kita berharap full year ini lebih baik lagi dan kami yakin semua tujuh unit bisnis di bawah naungan MNC Kapital akan menghasilkan hasil yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dan, kami juga berharap konsolidasi di MNC Kapital tentunya akan lebih baik lagi dari half semester ini,” tutur Wito.

Sementara terkait capital expenditure atau belanja modal tahun ini, Wito menyebut memang ada beberapa unit di bawah naungan BCAP yang butuh penambahan modal terutama MNC Bank.

“Capex tahun ini kami masih hitung lagi karena memang ada kebutuhan di beberapa unit kami terutama MNC Bank jadi kami akan lakukan hitung lagi. Karena kami lihat ada beberapa unit yang butuh penambahan modal,” ujarnya.

MNC Kapital Indonesia berada di bawah bendera PT MNC Investama Tbk (MNC Group) dan menjadi induk bagi tujuh unit bisnis yang bergerak dalam bidang keuangan. Tujuh unit tersebut yaitu MNC Bank, MNC Finance, MNC Leasing, MNC Sekuritas, MNC Asset Management, MNC Insurance, dan MNC Life.

Baca juga:  Hary Tanoe: Olahraga adalah Alat Pemersatu Bangsa

MNC Kapital Indonesia memiliki komitmen yang tinggi untuk menyediakan produk dan jasa keuangan yang lengkap dan terintegrasi dengan fokus utama pada sektor konsumer untuk menangkap peluang yang besar yang dimotori oleh besarnya jumlah penduduk di Indonesia dan semakin bertambahnya golongan ekonomi berpendapatan kelas menengah serta kalangan kelas atas.*

Tags:
Andini Anissa

MNC Update Writer

    1