Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Okezone Goes to Campus 2018: Tips Bersosial Media Antara Mahasiswa dan Dosen

Okezone – Okezone Goes to Campus digelar di Universitas Bakrie, Jakarta Selatan, Rabu (28/2/2018). Sejumlah pakar dihadirkan untuk membahas tema “Bijak dan Smart Menggunakan Sosial Media” di antaranya Pakar Komunikasi Pandit Sumawinata, MBA, Praktisi Digital Marketing Wendy Warisman, serta Praktisi Media Digital Sigit Widodo.

Dalam kesempatan tersebut dibahas juga mengenai tata cara yang baik bersosial media antara mahasiswa dengan dosen. Sebagai mahasiswa tentunya sering dihadapkan dengan situasi dimana merasa perlu memberi saran atau kritik kepada dosen, namun cara tersebut tentu tak bisa sembarangan

Pakar Komunikasi yang juga dosen Universitas Bakrie Pandit Sumawinata mengatakan, mengkritik dosen sebaiknya tidak melalui sosial media melainkan bertemu langsung dengan dosen yang bersangkutan. Sebab, mengkritik melalui sosial media menurutnya mendidik untuk tidak berani.

“Pakai hati jika ingin marah ke dosen, jika ingin mengkritik dosen sebaiknya bertemu langsung. Sosmed mendidik kita menjadi tidak berani. Mahasiswa itu generasi penerus dan dosen ingin mengajari kalian untuk menjadi pemimpin negara ini. Boleh juga menghubungi secara pribadi yang penting jangan menyerang,” kata Pandit Sumawinata.

Sementara itu, Praktisi Media Digital Sigit Widodo mengatakan, sebelum mengkritik dosen sebaiknya melihat karakter dosen tersebut. Sebab tak semua dosen bisa diajak bercanda di sosial media. Oleh karenanya, cara komunikasi tidak bisa disamakan sebab karakter tiap dosen berbeda.

Baca juga:  Marion Jola Dijagokan Jadi Juara Indonesian Idol 2018

“Apalagi dosen killer yang sudah sepuh tentu beda cara komunikasi dengannya, engga bisa asal kritik,” tuturnya.

Ia mencontohkan, beberapa waktu lalu sempat heboh siswa SMP yang menghina gurunya di sosial media. Hal itu menurutnya karena sang siswa tidak mengetahui dampak dari penghinaan di sosial media yang bisa masuk ke ranah hukum

“Mengkritik sebenarnya adalah sesuatu yang positif, namun terkadang dilakukan dengan cara yang salah. Sesuatu yang kita lakukan di media sosial bisa memberi akibat yang sama seperti bila kita melakukan hal tersebut di dunia nyata,” kata Sigit yang juga menjabat sebagai Direktur Operasional PANDI.

Sumber: Okezone.com

Tags: