Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

MNC Studios International Bentuk Rumah Produksi Baru

JAKARTA – PT MNC Studios International Tbk telah membentuk rumah produksi baru yaitu PT Asia Media Productions (AMP). Rumah produksi ini berfokus dalam memproduksi gameshow dan reality show.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama MNC Studios International Ella Kartika saat konferensi pers dalam acara Investor Summit Public Expose MNC Studios International di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (28/8/2018).

“AMP fokus memproduksi gameshow dan reality show, sehingga akan meningkatkan produksi dan pustaka konten kami. Sebagian besar program AMP tayang di GTV seperti Uang Kaget, Bedah Rumah, dan Rombak Warung,” jelasnya.

Di sisi lain untuk serial drama, perusahaan dengan kode emiten MSIN itu terbukti memimpin di Top 10 serial drama di saluran tv Free To Air, tv berbayar, dan web series untuk platform digital.

“Kami akan terus mempertahankan posisi terbaik di industri dengan kuatnya sumber daya yang kami miliki,” sambung Ella.

MSIN, imbuh dia, juga menargetkan volume produksi konten yang lebih tinggi dan mendorong monetisasi pustaka konten yang dimiliki untuk memperkuat posisi sebagai perusahaan konten terbesar di Indonesia.

“Semester II akan lebih baik karena akan memproduksi 4-6 jam program tambahan per hari untuk RCTI dan MNCTV,” ujar Ella.

MNC Studios International pada semester I/2018 membukukan pendapatan sebesar Rp739,5 miliar, meningkat 45% year on year (yoy) dibandingkan dengan semester I/2017 sebesar Rp510,5 miliar.

Baca juga:  Raih Rp10 Juta, Iko Kalahkan Sang Bintang di Kilau DMD

Adapun laba bersih juga meningkat 64% yoy di 2018 menjadi Rp114,1 miliar dibandingkan dengan Rp69,7 miliar di tahun sebelumnya, mewakili marjin laba bersih sebesar 15%. Sementara laba kotor juga mengalami kenaikan 74% dari Rp121,8 miliar menjadi Rp211,6 miliar.

Sementara itu, beban langsung meningkat 36% sebesar Rp527,9 miliar dari Rp388,6 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan pada pendapatan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan beban langsung karena MSIN terus mendapatkan keuntungan dari skala ekonomi.

Selain itu, EBITDA perseroan naik 83% dari Rp95,7 miliar pada periode yang sama tahun lalu menjadi Rp175,5 miliar. “Seperti yang diketaui tren pasar modal adalah tren yang berdasarkan market. Secara kondisi kami dalam kondisi yang baik, melampaui dari target yang sebelumnya,” ucapnya.*

Tags:
Andini Anissa

MNC Update Writer

    1