Ketik pencarian Anda

MNC Financial Services

MNC Sekuritas Resmikan Galeri Investasi Ke-102 di Makassar

MAKASSAR – Kemampuan memahami dan mengolah informasi saat membaca literatur maupun ketika menulis, atau sering disebut sebagai literasi, mengenai ekonomi dan pasar modal sangat penting bagi generasi muda. Wawasan yang tajam dan senantiasa diperbarui juga mendukung pemahaman untuk berinvestasi.

Hal ini mendorong MNC Sekuritas gencar berekspansi ke seluruh wilayah di Indonesia guna memberikan edukasi mengenai investasi untuk masa mendatang. Di Sulawesi selatan, perusahaan di bawah naungan MNC Group ini meresmikan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar (STIEM) Bongaya, Senin (20/11/2017).

Melalui peresmian tersebut, kini MNC memiliki 102 point of sales, termasuk di antaranya 64 Galeri Investasi di Universitas dan sekolah tinggi di berbagai wilayah Indonesia.

Seperti yang diberitakan Okezone.com, Direktur Utama MNC Sekuritas, Susy Meilina menyatakan, pihaknya menaruh harapan besar terhadap kemajuan pasar modal Indonesia di tangan generasi anak muda.

“Investasi bukan seberapa banyak uang yang kita punya, tetapi tergantung pada seberapa dini memulainya dan seberapa disiplin kita melakukannya,”kata Susy.

Sebagai informasi, Galeri Investasi BEI STIEM Bongaya bukanlah point of sales MNC Sekuritas satu-satunya di kota Makassar. Sebelumnya, MNC Sekuritas dapat dijangkau masyarakat melalui Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia di Jalan Dr. Sam Ratulangi dan Galeri Investasi BEI STIM Nitro Makassar.

Susy menambahkan, tim MNC Sekuritas juga semakin termotivasi untuk terus berekspansi dan mengembangkan Galeri Investasi BEI-MNC Sekuritas berkat ajang penghargaan tahunan yang digelar oleh Bursa Efek Indonesia. Yaitu Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia Award (GI BEI Award).

Baca juga:  MNC Sekuritas Dukung Kebiasaan Kalangan Milenial Berinvestasi

Pada kesempatan sama, Kepala Bagian Pengawasan Pasar Modal Regional 6 OJK, Andi Arfan mengapresiasi dari lauching Galeri Investasi ini. Menurutnya, ini memberikan wadah untuk mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus, agar memahami tentang dunia pasar modal.

“(Mereka) sambil berinvestasi bisa menerima ilmu. berkecimpung di pasar modal itu bukan hanya investor tapi juga bisa jadi pelaku. Misalnya kerja di sekuritas atau bursa efek. Itu yang ingin kita capai,” ujar Andi.

Sampai saat ini, ujarnya, pasar modal di Makassar masih 2 persen. Untuk skala nasional, angka ini terhitung kecil dibanding Jakarta. Hal itu menurut dia,  tidak hanya di Sulsel saja, tapi di daerah lain juga sama.

“Di tingkat pemahaman tentang pasar modal itu sangat rendah. Makanya kita punya program pengetahuan tentang pasar modal dapat meningkat dan pengguna juga meningkat,” tukas Andi.

Senada,  Wakil Ketua 1 Bidang Akademik STIEM Bongaya, Badaruddin juga mengapresiasi launching Galeri Investasi ini. Lantaran bermanfaat untuk perolehan data pasar modal untuk penelitian.

“Jadi manfaat yang diperoleh dari mahasiswa ini, mereka tidak sulit lagi melakukan penelitian tentang bursa efek, kampus bisa menyediakan data. Tidak seperti sebelumnya, sulit mendapatkan data,” pungkasnya.*

 

Tags: