Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

MNC Peduli Kembali Hadir Bantu Kampung Naga Tasikmalaya

Foto: MNC Media

TASIKMALAYA – Masyarakat Kampung Naga, Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat kini dapat tersenyum bahagia. Karena, mereka dapat memeriksakan kesehatannya melalui program MNC Peduli.

“MNC Peduli melalui RCTI bukan pertama kalinya bekerja sama dengan Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI), maupun komunitas Pajero Owners Community (POC) Indonesia karena sama-sama memiliki tujuan untuk membantu masyarakat yang memerlukan bantuan, terutama untuk masyarakat yang sulit mendapatkan akses kesehatan,” ujar Head Integrated Corporate Secretary MNC Media, Tony Andrianto, di Tasikmalaya, Senin (21/10/2019).

Selama ini, sambung Tony, masyarakat Kampung Naga kurang terjangkau oleh tenaga kesehatan lokal. Hal itu dikarenakan letaknya yang cukup jauh dari pusat kesehatan. Makanya, MNC Peduli melalui RCTI dalam rangkaian HUT ke-30 MNC Group mengadakan pengobatan gratis untuk 500 warga Kampung Naga dan sekitarnya.

Lokasi Kampung Naga yang dikelilingi oleh bukit dan lembah juga menjadi tantangan tersendiri bagi paramedis yang tergabung dalam Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) untuk menuju lokasi pengobatan. Namun semua itu terbayar dengan antusiame warga Kampung Naga dan sekitarnya yang mendatangi lokasi pengobatan gratis.

“Ke depan kerja sama ini bisa terus berlanjut, sehingga akan makin banyak masyarakat yang mendapat bantuan dan kesejahteraan meningkat,” ujar Tony.

Sementara itu, Penasehat PDUI Banten Arius Karman mengatakan, dalam kegiatan ini ada 15 personil kesehatan yang diturunkan, terdiri dari 8 dokter, 2 perawat, 3 petugas farmasi dan 2 bidan untuk membantu masyakarat Kampung Naga dan sekitarnya memperoleh layanan kesehatan. Dengan kehadiran tim kesehatan dari PP PDUI ini diharapkan bisa membantu warga yang kesulitan mencapai akses pengobatan, serta memperoleh tambahan pengetahuan tentang kesehatan .

Baca juga:  Kevin Tereliminasi dari Indonesian Idol, Netizen Sedih dan Kecewa

Sekadar informasi, warga Kampung Naga hingga kini bertahan tidak menggunakan listrik, untuk penerangan sehari-hari warga menggunakan lampu minyak, dan kayu bakar untuk memasak. Keunikan lain dari Kampung Naga adalah bentuk rumah yang terbuat dari bahan lokal, letak rumah yang tersusun rapi dengan design seragam menghadap barat atau timur serta jumlah rumah yang tetap 103, di mana 100 merupakan rumah warga sementara 3 lainnya merupakan lumbung, pendopo dan masjid.