Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

MNC Leasing Bidik Penyaluran Pembiayaan Rp1,5 Triliun Tahun Ini

TANGERANG – PT MNC Guna Usaha Indonesia (MNC Leasing) menargetkan pembiayaan kredit sebesar Rp1,5 Triliun di tahun 2018. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama MNC Leasing Paulus Cholot Janala saat menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Gaya Makmur Tractors di Jakarta.

“Target kami di tahun ini hampir Rp1,5 triliun, dan kami yakin di tahun ini dengan banyaknya strategic partner, dan line produk yang cukup banyak serta cukup bisa diterima dipasaran sehingga kami bisa dapatkan volume bisnis yang bagus,” ungkap Paulus kepada Okezone, Kamis (15/3/2018).

Selain itu, dia menambahkan, dengan mengusung empat poros pembiayaan modal usaha setingkat korporasi, MNC Leasing memfokuskan diri ke infrastruktur, manufaktur, agriculture hingga industri kesehatan atau medical equipment.

“Kami fokus di empat poros line bisnis, pembiayaan infrastruktur, mesin-mesin manufacturing, agriculture dan kita akan mulai masuk medical equipment,” terangnya.

Adapun terkait kredit macet, kata Paulus, tingkat kredit macet debitur perusahaan yang berada dibawah naungan PT MNC Kapital Indonesia Tbk ini pada tahun 2018 sebesar 0,5%, dan kondisi ini dianggap masih jauh dari ambang batas yang ditetapkan yakni sebanyak 2%.

“Di Industri pembiayaan standarnya kredit macet bisa diatas 2% sampai 3%. Artinya dengan kondisi MNC Leasing yang hanya 0,5% kualitas debitur kami cukup bagus,” imbuhnya.

Untuk mempertahankan persentase kredit macet di angka 0,5%, lanjut Paulus, pihaknya akan membatasi strategic partner untuk menjaga konsistensi.

Baca juga:  Klinik Kesehatan Siap Layani Jamaah Haji

“Kami juga tidak mau terlalu banyak strategic partner nanti tidak fokus, makanya kami fokuskan di beberapa partner. Dan sampai saat ini, partner yang kami ajak kerjasama ini juga bagus, serta produknya diterima di pasaran, sehingga kombinasi antara customer yang bagus serta partner yang bagus membuat kami bertahan di angka 0,5% walaupun pasti ada yang problem tapi tidak tinggi,” tutup Paulus.

Tags:
Andini Anissa

MNC Update Writer

    1