Ketik pencarian Anda

MNC Terkini

MNC Group Ajak Mahasiswa Medan Perangi Hoaks

MEDAN – Berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, dan sikap-sikap negatif yang beredar di internet harus dilawan oleh generasi muda yang setiap hari menggunakan gawai dan media sosial. Melawan hoaks bisa dilakukan dengan mengidentifikasi setiap informasi yang didapat dan memiliki sikap tidak gampang percaya terhadap informasi.

Hal tersebut dikemukakan Direktur Pemberitaan MNC Media Arya Mahendra Sinulingga saat menjadi pembicara di kuliah umum Literasi Media dan Keuangan MNC Group di Universitas Pancabudi, Medan, Jumat (19/10/2018). Seminar yang mengangkat tema Bersatu Memajukan Negeri dengan Meningkatkan Literasi Digital Untuk Generasi Milenial itu diikuti sebanyak 250 mahasiswa.

Arya Sinulingga menyebut, menjelang pemilu tahun depan, akan banyak sekali hoaks dan ujaran kebencian berbau politik yang akan membanjiri media sosial. Ciri-ciri hoaks di antaranya sering memakai kalimat yang fenomenal, heboh, dan kalimat-kalimat yang sifatnya mengajak orang untuk membaca berita tersebut.

“Kita harus melawan hoaks ini secara bersama-sama, karena ini (hoaks) menyesatkan dan memicu perpecahan bangsa kita,” tegas dia.

Untuk memerangi berita bohong, imbuh Arya, para mahasiswa mesti memiliki sikap kritis atas informasi yang diterima. Tidak langsung percaya apalagi langsung membagikan informasi tersebut ke kerabat atau teman.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk mengidentifikasi hoaks, bisa juga dengan memverifikasi setiap informasi yang diterima seperti dari media sosial, ke sumber-sumber digital yang terpercaya. Misalnya, ke portal-portal berita yang tergolong sebagai media arus utama (mainstream).

Baca juga:  MNC Asset Management Pacu Literasi Pasar Modal pada Masyarakat

“Kalau media mainstream patuh pada banyak aturan tentang pemberitaan. Artinya, kita harus cek, re-check dan re-check lagi. Jadi, bisa dijadikan acuan dan pembanding. Setiap ada informasi di media sosial, coba saja telusuri di mesin pencari, apakah informasi itu ada di media mainstream atau tidak. Kalau tidak ada, hampir pasti informasi itu hoaks,” jelasnya.

Arya juga menegaskan, pemahaman akan literasi digital penting bagi para mahasiswa. Karena sebagai kelompok terpelajar, mahasiswa adalah andalan bangsa untuk melawan hoaks. “Kalau orang terpelajar bisa menahan hoaks, maka melawan hoax di Indonesia menjadi lebih mudah dilakukan,” ungkapnya.

Selain literasi media, dalam seminar itu para mahasiswa juga mendapatkan materi literasi keuangan dari MNC Sekuritas dan MNC Bank. Diharapkan dengan pemahaman akan literasi keuangan tersebut, para mahasiswa juga dapat mengembangkan bakat kewirausahaan, dan menjadi pada pengusaha-pengusaha baru yang dapat menciptakan lapangan kerja sesuai menamatkan pendidikan mereka di perguruan tinggi.*

Tags:
Andini Anissa

MNC Update Writer

    1