Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Miss Indonesia 2018: Pendidikan Cegah Anak Jadi Korban Kekerasan

JAKARTA – Mendapatkan pendidikan yang layak merupakan salah satu hak dasar anak di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pasalnya, pendidikan sangat berperan bagi generasi penerus mempersiapkan masa depan.

Ironisnya, bagi sebagian anak-anak di Indonesia, pendidikan masih menjadi sesuatu yang mewah. Hal ini terbukti dari data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), ada sekira 5 juta anak yang tidak bersekolah karena tidak pernah atau putus sekolah lantaran masalah ekonomi.

Padahal, berdasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ada lebih dari 83 juta anak berusia di bawah 18 tahun, sebanyak 54 juta di antaranya berada di usia sekolah.

Menanggapi masalah tersebut, Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina mengatakan masalah pendidikan tak cuma membutuhkan tangan pemerintah, tetapi juga masyarakat, utamanya anak muda.

Hal ini diungkapkannya saat hadir dalam kampanye gerakan Semua Anak Bisa Sekolah yang diselenggarakan oleh Yayasan Sayangi Tunas Cilik (YSTC) di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Jakarta,
Rabu (23/5/2018)

“Pendidikan adalah salah satu hak dasar anak. Dengan pendidikan, kita dapat membantu mencegah anak dari korban kekerasan dan membuat mereka memiliki lebih banyak pilihan cita-cita di masa depan,” kata Miss Indonesia asal Jawa Barat ini.

Ketua Yayasan Sayangi Tunas Cilik Selina Patta Sumbung mengatakan, pihaknya ingin mempromosikan pentingnya mendengar suara anak dan bukan mewakili suara mereka melalui pendapat orang dewasa lain di sekitarnya. “Anak-anak memiliki pengalaman, pemikiran, dan suara yang wajib kita dengarkan,” ujar dia.

Baca juga:  Kontestan Indonesian Idol Ini Berharap Hijabnya Menginspirasi

Adapun kampanye ini merupakan inisiasi pemerintah lewat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI bersama Yayasan Sayangi Tunas Cilik untuk mendukung kampanye global Save the Children International, serta nawacita Presiden RI Joko Widodo untuk memajukan sektor pendidikan.

Tak cuma peran pemerintah saja yang dibutuhkan, tetapi juga peran perusahaan, organisasi, komunitas, dan seluruh lapisan masyarakat. Dalam kampanye ini, Alya juga terlibat menjadi relawan di kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan di wilayah Jakarta Utara bersama yayasan yang disahkan sejak 2014 tersebut.*

Tags:
Andini Anissa

MNC Update Writer

    1