Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Miss Indonesia 2018 Beri Inspirasi Generasi Muda lewat Puisi

JAKARTA –  Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina menunjukkan kemampuannya dalam membaca dua karya puisi di acara Festival Lemari Buku-Buku yang digelar di Auditorium Perpustakaan Nasional, Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Sabtu (03/03/2018).

Perempuan yang akrab disapa Alya ini ingin generasi muda terinspirasi lewat kebiasaan dalam membuat karya sekaligus membacakan puisi sehingga pendidikan dianggap sebagai hal yang penting dalam kehidupan.

Dalam acara tersebut, puisi pertama yang Alya baca adalah karya dari WS Rendra yang berjudul Sajak Sebatang Lisong dilanjutkan dengan puisi yang ia tulis sendiri yang baru diciptakan sehari sebelumnya berjudul Persembahan Tut Wuri Handayani. ”Ini bukan pertama kalinya saya baca puisi, tapi sering saat masa kuliah dulu,” ujarnya.

Bagi Alya dunia sastra, khususnya puisi, bukan sesuatu yang asing. Dia sudah bergelut dalam dunia tersebut sejak masih duduk di kelas empat sekolah dasar. Oleh karena itu, ketertarikannya terhadap dunia sastra, terutama karya puisi, sangat melekat di dirinya. Adapun gaya penulisan puisi yang disukai Alya berjenis kontemporer.

Saat membaca puisi bertajuk Sajak Sebatang Lisong karya WS Rendra, perwakilan Jawa Barat di ajang Miss Indonesia 2018 ini tampak percaya diri dan emosinya tetap stabil. Penonton pun terdiam menyimak puisi yang dibacakannya.

Pada puisi kedua Persembahan Tut Wuri Handayani, perempuan almamater Universitas Parahyangan Bandung itu tampak semakin percaya diri. ”Sebelumnya saya berencana membaca puisi yang sudah ada. Tapi, karena teman-teman relawan ini semangatnya besar saya jadi terinspirasi,” katanya.

Baca juga:  Casting Online MNC Pictures, Dibuka Untuk Umum

Lebih lanjut, puisi tersebut ternyata dia persembahkan untuk teman-teman sesama finalis di ajang Miss Indonesia 2018. Dia mengaku saat masa karantina dirinya hampir tidak pernah bergabung dengan mereka.

Selain itu, puisi Persembahan Tut Wuri Handayani yang dibuat Alya ini terinspirasi dari semangat yang diperlihatkan oleh kawan-kawannya di Lemari Buku-Buku.

”Saya sendiri sudah menjadi relawan, mungkin sekitar dua tahun di Lemari Buku-Buku. Saya selalu senang belajar bersama teman-temen relawan,” ujar Alya.

”Kami di sini (Lemari Buku-Buku) menerima buku, lalu menyalurkannya ke tempat-tempat yang membutuhkan. Kemudian, kami juga menggambar, berlatih dalam aspek seni dan budaya. Oleh karena itu, saya lihat semangat tersebut memberi inspirasi pada saya,” tambahnya.

Keterlibatan Alya dalam komunitas tersebut cukup besar. Dia cukup banyak membantu dan mendukung kegiatan yang bergerak di bidang karya seni, pendidikan, dan lingkungan.*

Sumber: Koran Sindo

Tags:
Andini Anissa

MNC Update Writer

    1