Ketik pencarian Anda

Editor's Choice MNC Media MNC Terkini

Milenial Ingin Berbisnis Rumahan? Ikuti Empat Langkah Jitu Ini

Foto: MNC Media

JAKARTA – Berwirausaha semakin diminati para milenial dan bahkan bisa dibilang telah menjadi tren positif. Berbekal kreativitas dan suka pada tantangan baru, generasi muda kian memacu produktivitas agar bisa mendapatkan uang dari hasil jerih payahnya sendiri.

Beberapa dari mereka ada yang berani memulai membangun bisnis sendiri, namun beberapa yang lainnya memilih untuk bekerja paruh waktu di sebuah cafe atau restoran dekat tempat mereka tinggal karena terkendala modal atau belum memiliki keberanian untuk memulai.

Mereka yang ingin menjalankan bisnis tanpa modal biasanya akan coba memulainya dari rumah. Kreatifitas dan inovasi serta formula bisnis yang tepat mereka lakukan demi terjualnya produk.

Nah, dilansir dari Okezone.com yang dikutip dari buku ’38 Inspirasi Usaha Makanan Minuman untuk Home Industry Modal di Bawah 5 Juta’ karya Yuyun A yang terbit pada 2010 terdapat tips-tips jitu bagi Anda milenial yang ingin memulai home industry.

1. Menentukan dan Mempelajari Jenis Makanan atau Minuman

Langkah awal memulai bisnis kuliner ialah menentukan jenis produk makanan atau minuman skala rumah tangga yang akan dipilih. Setelah itu pelajari karakteristiknya, mulai dari bahan baku, peralatan, cara membuat, kegunaan, cara konsumsi, penyimpanan, hingga pendistribusian.

Dengan mempelajari hal-hal di atas, wirausahawan muda bisa menghitung kebutuhan modal dan menentukan standar operasional pembuatan.

2. Mengenal Target Pasar dan Segmentasi Konsumen

Baca juga:  Mulai Rp600 Ribuan Bisa Keliling Bangkok, Cek Di Sini!

Setelah itu, Anda dapat melakukan pembagian target pembeli atau konsumenmu. Pembagian yang sangat mudah adalah membagi pasar secara ekonomi, yaitu segmen atas yang memiliki daya beli tinggi, segmen menengah dengan daya beli sedang, dan segmen bawah yang berkantong terbatas.

Namun, pengertian segmentasi tidak hanya berkutat pada pembagian ekonomi saja, tetapi juga wilayah, usia, dan sebagainya. Masing-masing memiliki ciri dan kepentingan sendiri saat membeli produk yang dijajakan.

3. Positioning

Pada langkah ini adalah persepsi yang diciptakan agar produk yang dijual memiliki ciri khas tersendiri. Fungsinya ialah membuat produk yang dijual tidak mudah dilupakan konsumen di tengah saingan yang ada.

Pada positioning juga harus disokong oleh perlengkapan berupa properti untuk meninggalkan kesan di benak konsumen.

4. Perbedaan yang Nyata (Significant Different)

Pada bisnis kuliner rumahan tidak hanya cukup mengandalkan bahan baku terpilih, rasa enak, tempat strategis, harga murah, bersih, dan kemasan yang bagus. Kamu perlu membuat strategi agar bisnis kuliner yang dilakukan memiliki perbedaan yang nyata.

Untuk mencapainya, kamu memerlukan pemahaman mengenali karakter bisnis tertentu dan kemampuan mengenali keinginan konsumen yang tidak tersirat.

Perbedaan yang nyata ini tidak harus berasal dari bahan atau pelayanan, tapi dengan memberikan sentuhan kecil yang membuat usaha rumahanmu berbeda dan meninggalkan kesan di konsumen.

Ingin tahu lebih banyak terkait tips-tips pengembangan bisnis dan usaha lainnya? Simak terus update berita terbaru dan menginspirasi hanya di okezone.com/tag/inspirasi-usaha