Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Menara Saidah, Gedung yang Dihuni Mahluk Halus?

Foto : MNC Media

MNCUPDATE.COM – Back to Back, setiap Kamis MNC Update bakal mencoba mengungkapkan cerita-cerita mistis yang konon katanya menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

Buat warga Jakarta, kalian pasti tahu dong, Menara Saidah? Jalan yang mengarah ke Gatsu alias Jalan Gatut Subroto, ada sebuah menara di pinggir jalan yang tinggi banget. Apalagi kalian pasti sering mendengar selentingan-selentingan tentang betapa horornya cerita tentang Menara Saidah.

Berawal dari nama Saidah Abu Bakar Ibrahim, Itulah nama pengusaha pemilik Menara Saidah. Sebelum bernama Saidah, menara ini bernama Gracindo. Pada 1998, keluarga Saidah mengambil alihnya dan pada 2001, Menara Saidah resmi berdiri. Total terdapat 28 lantai di menara ini yang dihiasi dengan patung-patung bergaya Romawi dipelataran gedung. Ya, bisa dibayangkan jika patung itu bergerak.

Ceritanya sebelum terbengkalai, Menara Saidah berfungsi sebagai gedung perkantoran. Ada puluhan perusahaan yang menyewa tempat di sana, termasuk Kementerian Percepatan Pembangunan Kawasan Timur yang kini berubah nama menjadi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Namun saying, menara ini ternyata tak berumur panjang. Berselang 6 tahun sejak resmi berdiri, satu per satu perusahaan penyewa mulai meninggalkannya hingga pada 2009 Menara Saidah resmi ditutup.

Konon katanya, alasan perusahaan-perusahaan tidak lagi berkantor di Menara Saidah adalah karena adanya makhluk halus. Beberapa karyawan pernah merasakan kejadian mistis di sana. Di basemen, misalnya. Mantan satpam sering mendengar suara orang memanggil dan sering merasa pundaknya ditepuk. Namun, begitu ia menoleh, no one is there.

Baca juga:  Press Conference The Apartment Indonesia

Lift pun juga tak lepas dari kejadian mistis. Ada karyawan yang berada di dalam lift dan hendak menuju lantai dasar. Tapi eh tapi, liftnya tidak bergerak dan tiba-tiba lampu dalam lift tersebut mulai meredup. Tak ayal rasa panik si karyawan pun muncul. Ia dengan gerak cepat menekan seluruh tombol nomor lantai di lift itu. Untungnya, lift itu kembali bergerak dan berhenti di sebuah lantai. Si karyawan langsung keluar dan melanjutkan dengan naik tangga darurat ketimbang terjebak dalam lift.

Kalau hantu penunggu basemen dan lift tidak kasat mata, maka hantu penunggu lantai tiga terlihat wujudnya, yakni sesosok wanita berbaju merah. Hantu inilah yang paling sering jadi pembicaraan. Katanya ketika seseorang mulai menginjakkan kakinya di lantai tiga, aura menyeramkan mulai terasa. Ya seperti aura yang membuat bulu kuduk merinding.

Ternyata tak hanya hantu berbaju merah, kalau memang beruntung rasa penasaran terhadap mahluk halus, lautan manusia tak bernyawa akan muncul seperti sedang sibuk dengan rutinitasnya dengan seketika dan seramai suasana kantor. Tak bisa dibayangkan..

Cerita sesosok hantu berbaju merah mungkin tak berhenti sampai di situ. Terdapat versi lain yang menceritakan keseraman sosok wanita bergaun merah nan cantik jelita parasnya datang ke Menara Saidah pada suatu malam. Wanita itu meminta satpam untuk mengantarnya ke lantai 14 karena dia ingin bertemu saudaranya di sana. Diantarkanlah si wanita oleh satpam ke lantai 14. Dan seperti yang bisa ditebak, begitu lift sampai di lantai 14, the lady is gone !

Baca juga:  Della Tereliminasi, Indonesian Idol Sisakan 14 Kontestan di Babak Spektakuler

Sudah 10 tahun berselang sejak resmi ditutup, namunhingga kini, Menara Saidah dibiarkan mangkrak begitu saja. Saking terkenalnya sebagai bangunan berhantu, ada kelompok yang menjadikannya sebagai tempat uji nyali. Saat uji nyali berlangsung, mereka bisa mendengar auman harimau dengan sangat jelas dan melihat sosok berbaju putih.

Konon katanya, banyaknya kejadian horor di Menara Saidah ditengarai oleh lokasinya yang dulunya adalah kuburan. Cukup menyeramkan jika suasana di dalam Menara Saidah penuh dengan hal-hal tersebut.

Bayangkan jika kantor kalian disana, mungkin tiap hari bawaannya takut terus, kali ya. Btw, di antara kalian, ada gak yang dulunya pernah berkantor di Menara Saidah?