Ketik pencarian Anda

Editor's Choice

Longsor, Kereta Bogor-Sukabumi Belum Bisa Beroperasi

BOGOR – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghentikan sementara perjalanan kereta penumpang dan barang Bogor-Sukabumi. Hal itu dikarenakan imbas dari adanya dua titik longsor di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta Edy Kuswoyo mengatakan, dua titik longsor tersebut terdapat di petak Jalan Cigombong-Cicurug KM 20+7/8 dan di petak Batu Tulis-Maseng pada KM 13+8/9.

“Perjalanan kereta penumpang dan barang di jalur Bogor-Sukabumi alami gangguan karena longsor di jalur kereta sehingga yang mengancam keselamatan dan perjalanan,” kata Edy, Rabu (7/2/2018).

Saat ini, pihaknya telah menerjunkan tim untuk menangani hal tersebut. Untuk itu, 10 perjalanan kereta penumpang dan barang rute Bogor-Sukabumi dihentikan sampai waktu yang belum ditentukan.

“Penumpang kereta api Pangrango relasi dari Bogor ke Sukabumi dan sebaliknya, yang sudah membeli tiket, silakan menghubungi stasiun terdekat dan akan dikembalikan 100 persen tiket,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Daops 1 PT KAI Dadan Rudiansyah menyatakan, belum bisa melakukan perbaikan jalur rel kereta api Bogor-Sukabumi di Kampung Maseng, Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Meski demikian, pihaknya akan mengerahkan kekuatan maksimal agar proses perbaikan rel tersebut dapat dilakukan dengan cepat.

“‎Kami sudah siapkan semua material dan alat kerja. Karena memang waktu mendesak, berharap satu pengerjaan satu bulan selesai,” ujar Dadan.‎

Terkait kerugian akibat longsor ini, PT KAI masih menghitungnya. Namun, bila dihitung dengan tidak beroperasinya kereta api penumpang dan barang kerugian bisa mencapai ratusan juta rupiah per hari.

Baca juga:  VIRAL! Boca Ini Berperilaku Seperti Anjing

Seperti diketahui, lintasan rel kereta Bogor-Sukabumi mengalami longsor di Kampung Maseng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin 5 Januari 2018.

Selain mengakibatkan rel menggantung sepanjang 40 meter, longsor tersebut juga menimbun tiga rumah warga yang berada di bawahnya. Akibatnya, 8 orang selamat dan lima orang meninggal dunia. (ari)

Sumber: Okezone.com

Tags: