Ketik pencarian Anda

Highlights MNC Terkini

Liliana Tanoesoedibjo: Peran Perempuan di Industri Kreatif

JAKARTA – Industri kreatif memang masih didominasi oleh lelaki, tetapi kita tak bisa menutup mata jika ada peran besar perempuan di baliknya. Sosok Liliana Tanoesoedibjo sebagai CEO MNC Animation memperlihatkan bahwa kini sudah tak ada lagi batasan dan larangan untuk berekspresi dan berkarya sebagai perempuan yang memiliki potensi dalam diri.

Salah satu serial animasi produksi MNC Animation yakni Kiko lahir tak lepas dari kiprah Liliana. Ini merupakan suatu bukti bahwa sepak terjangnya tidak bisa dianggap enteng.

Seperti dilansir dari Sindonews.com, istri dari Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) itu tercatat sebagai CEO MNC Animation, yang karya-karyanya sudah diakui di industri perfilman seperti KIKO, Entong, Zak Storm, dan Titus. Bahkan, saat ini, kantor MNC Animation yang terletak di kawasan MNC Studios, Kebon Jeruk, kerap menjadi rujukan lembaga pendidikan, dari mulai TK hingga Pergurauan Tinggi, untuk menggali lebih dalam lagi tentang apa dan bagaimana, serta perkembangan animasi di Tanah Air.

Sepak terjangnya di MNC Animation, hanya satu contoh dari gebrakan-gebrakan lainya yang pernah dan sedang dilakukannya. Semua itu sengaja dilakukan Liliana agar generasi muda Indonesia bisa bersaing dengan talenta-talenta muda negara-negara lain.

“Peran serta perempuan di industri kreatif, terutama di industri animasi itu menurut saya belum terlalu banyak, kebanyakan laki-laki ya rasanya. Di tempat kita (MNC Animation) masih didominasi laki-laki. Kita tahu bahwa industri kreatif animasi ini juga belum terlalu populer dan yang populer itu mungkin di luar negeri. Justru itu, kita harus tingkatkan. Itu kenapa MNC punya bidang di Animasi. Jadi kita mau meningkatkan industri kreatif animasi,” kata Liliana.

Baca juga:  Inovasi Digital, MNC Group Luncurkan Aplikasi Mobile ‘MNC Now’

“Animasi ini pemainnya belum terlalu banyak. Karena kita tau, untuk membuat animasi itu membutuhkan kapital yang besar, dan juga team work yang sangat besar. Untuk 1 proyek bisa 90 orang,” tambahnya.

Di balik keinginan meningkatkan industri kreatif, khususnya animasi di Indonesia, Liliana juga mengaku senang atas kegiatan-kegiatan kreatif seperti menulis dan menuangkan ide. Itulah yang membawanya ke industri animasi dan memberikan sesuatu untuk anak-anak Indonesia.

“Saya orangnya suka nulis, saya orang yang suka (pada hal-hal yang) kreatif. Jadi itu challenge bagi saya. Saya harus berbuat sesuatu yang baik, terutama untuk anak-anak Indonesia, untuk tontonan mereka supaya mereka menonton produk dalam negeri, juga yang punya value, yang punya karakter sendiri yang kita bisa banggakan,” imbuhnya.

Keterlibatan Liliana di dunia animasi ini, lebih lanjut dikisahkan berawal dari mimpi dirinya yang berkeinginan Indonesia untuk bisa memiliki animasi besar. “Saya melihat Disney itu sangat besar, saya bermimpi kapan ya Indonesia punya animasi sebesar seperti Disney,” katanya.

Untuk proses ide pembuatan tokoh di MNC Animation, ibu lima anak ini menceritakan bahwa serial animasi KIKO diadaptasi dari cergam Kisah si Kiko dari majalah anak-anak. “Ada petualangannya Kiko awalnya di majalah Just For Kids, mengenai cerita di bawah laut. Yang mana tadinya binatang, ikan-ikan yang jadi mutan. Jadi ada ledakan di dalam lautan, lalu mereka jadi mutan. Mereka berubah bentuk, ada kaki, ada tangan. Ya, bikin sesuatu yang beda. Meniru ceritanya orang luar negeri, itu nggak. Karakternya beda,” tuturnya.

Baca juga:  Bagaimana OOTD Hari Ini?

Tak hanya Liliana Tanoesoedibjo, MNC Animation juga digerakkan oleh para perempuan tangguh di dalamnya. Mulai dari produser, sutradara, penulis skenario, hingga animatornya yang sekira 20 persennya adalah perempuan.

Tags:
Andini Anissa

MNC Update Writer

    1