Ketik pencarian Anda

Chairman Activities Highlights

Liliana Tanoesoedibjo: Menjadi Perempuan Adalah Anugerah

JAKARTA – Terlahir sebagai seorang perempuan Indonesia adalah suatu anugerah bagi Liliana Tanoesoedibjo. Sosok Liliana dikenal sebagai pengusaha perempuan yang memimpin jalannya industri kreatif animasi Indonesia lewat jabatannya sebagai CEO MNC Animation.

“Jadi perempuan itu suatu anugerah. Karena perempuan itu bisa multitasking dan perempuan itu lebih kuat. Bukan lebih kuat secara fisik, tetapi mental,” kata Liliana saat ditemui iNews.id di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis 19 April 2018.

Ia memandang sosok perempuan melalui kisah Adam dan Hawa, di mana Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam. Inilah yang meyakini Liliana bahwa posisi perempuan di samping pria, bukan di belakang, ataupun di depan. “Hawa diciptakan menjadi penolong dan pendamping. Jadi perempuan bukan diletakkan di belakang laki-laki, tetapi di sisinya,” katanya.

Menurut perempuan yang bertahun-tahun bergelut menjadi pengusaha dan sekaligus istri dari Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, porsi perempuan dan laki-laki seharusnya sepadan, setara, dan seimbang. Tetapi tidak juga melupakan kodrat sebagai istri dan seorang ibu.

“Mengenai saya sebagai istri, ya saya harus membagi waktu dan memang kebetulan bapak juga mendukung saya di karier dan anak-anak juga mengizinkan. Dukungan-dukungan itu sangat penting sekali bagi saya,” kata pengusaha kelahiran Surabaya, Jawa Timur tersebut.

Itulah mengapa bagi dia, seorang perempuan harus mengembangkan potensi yang dimilikinya. Tak pandang bulu, apakah ia seorang perempuan yang berkarier ataupun ibu rumah tangga.

Baca juga:  Lindungi Industri Nasional, Chairman MNC Group Dorong Pemerintah Bentuk Venture Capital Lokal

Ia juga berpesan agar para perempuan Indonesia tak selalu berada di zona nyaman, khususnya menjelang peringatan Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April.

“Jangan sekali-kali memendam potensi, apa yang bisa dikerjakan, dikaryakan. Sebagai perempuan juga jangan berada di zona nyaman. Ketika berada di zona nyaman, Anda tidak bisa berkarya. Tetapi ketika Anda tidak ada di zona nyaman, Anda bisa berkarya lebih lagi dan bisa berkontribusi untuk keluarga, masyarakat, juga bangsa,” ucapnya.

(Sumber: iNews)

Tags: