Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Legen, Minuman Manis yang Pas untuk Berbuka

Foto : Okezone

JAKARTA – Tidak hanya kuliner kekinian, berbagai makanan dan minuman tradisional pun menjadi buruan santapan untuk berbuka puasa. Salah satu minuman yang banyak diburu, khususnya masyarakat Tuban ialah Legen. Memiliki cita rasa yang segar, maka tidak heran Legen menjadi minuman favorit untuk berbuka puasa.

Dikutip dari berbagai sumber, kata legen ini berasal dari kata dasar legi (bahasa Jawa) yang artinya manis. Legen sendiri, merupakan minuman tradisional khas Tuban, Jawa Timur.

Untuk mendapatkan minuman tradisional ini, masyarakat biasanya mengambil dari sulur bunga pohon lontar atau siwalan. Sulur bunga ini dipotong sedikit, demi sedikit untuk disadap getahnya. Kemudian ditampung pada sebuah tabung yang biasanya terbuat dari potongan batang bambu satu ruas.

Lama penyadapan biasanya satu malam. Pada sore hari, tabung bambu ini (disebut bumbung) diletakkan sebagai penampung, kemudian pada pagi harinya sudah memuat penuh satu tabung. Satu manggar bunga biasanya menghasilkan sekitar tiga hingga enam tabung Legen.

Bagi beberapa orang minuman tradisional ini dipercaya dapat menyembuhkan penyakit, mengobati gejala impotensi, dan meningkatkan produksi sel sperma. Manfaat lainnya yaitu untuk memperbaiki fungsi dari organ ginjal.

Kelemahan minuman ini hanyalah tidak tahan lama dia dapat berubah rasanya hanya dalam 4 jam, tetapi jika direbus bisa tahan 10 jam. Jadi bagi para pemburu minuman berbuka puasa mending membelinya dekat-dekat jam sebelum berbuka agar rasanya tidak berubah.

Baca juga:  Kembali ke Panggung The Voice Ramadhan, Nino Terima Hadiah Spesial

Minuman ini dapat Anda temui di beberapa daerah lainnya di Jawa, misalnya Kebumen, Wonosobo, Purworejo, Pati, Rembang, dan Lamongan. Pulau Jawa memang banyak ditumbuhi oleh pohon Lontar atau Siwalan. Tertarik untuk mencoba untuk buka puasa?