Ketik pencarian Anda

MNC Financial Services MNC Terkini

Laba MNC Bank Tumbuh 294%

JAKARTA – PT Bank MNC Internasional Tbk berhasil mencatatkan kinerja yang cemerlang di kuartal pertama 2018. Perseroan membukukan laba Rp94,8 miliar atau tumbuh pesat 294% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Presiden Direktur MNC Bank Benny Purnomo mengatakan, kinerja positif pada kuartal pertama ini ditunjang oleh kerja keras dari seluruh elemen bank dan terjaganya kepercayaan nasabah.

Hasil positif ini merupakan bagian dari upaya dalam meningkatkan kualitas kredit, menjaga agar pendapatan bisnis utama tetap baik, serta pemulihan aset bermasalah sesuai dengan rencana strategis MNC Bank.

“Tentu momentum ini akan kami manfaatkan untuk terus meningkatkan setiap potensi bisnis serta senantiasa meningkatkan kualitas kredit dan operasional kami,” ujar Benny di Jakarta, Selasa (15/5).

Kinerja positif tersebut juga ditopang oleh peningkatan laba operasional MNC Bank menjadi Rp126,6 miliar atau melonjak 295% year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama di tahun 2017.

Dari beberapa instrumen operasional, pemulihan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) menjadi kontributor utama sebesar Rp70,204 miliar, diikuti pendapatan provisi dan komisi dari transaksi selain kredit Rp23,750 miliar dan pendapatan operasional lainnya sebesar Rp87,755 miliar.

Dari sisi rasio keuangan, keberhasilan perseroan dalam menjaga kualitas kredit terlihat dari menurunnya rasio Non Perfoming Loan (NPL) Gross dari 7,23% per 31 Desember 2017 menjadi 5,76% per 31 Maret 2018. Rasio aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif juga berhasil turun 5,08% per 31 Desember 2017 menjadi 4,13% per 31 Maret 2018.

Baca juga:  Live di RCTI, "Epic Comeback" Inter Kalahkan Milan 4-2

Selain itu, MNC Bank juga berhasil melakukan efisiensi terhadap biaya operasional. Hal ini terlihat dari menurunnya rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional atau BOPO dari 121,51% per 31 Maret 2017 menjadi 69,39% per 31 Maret 2018.

Seiring dengan kenaikan kinerja ini, tingkat permodalan juga kokoh dengan Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar 14.59% per 31 Maret 2018. Hal ini didukung dari pemulihan aset dan setoran modal serta perolehan laba.

Benny meyakini proses permodalan Bank akan semakin menguat karena MNC Bank dalam proses Rights Issue dengan nilai maksimal Rp489 miliar. Menurut dia, dengan modal inti yang kuat, perseroan akan lebih mampu menjalankan fase kedua dari transformasi yaitu focusing the business dengan lebih leluasa.

Hal tersebut membuat MNC Bank semakin mantap untuk meningkatkan penetrasi pasar ke segmen konsumer dan retail yang didukung oleh segmen komersial dan korporasi.

“Kuatnya sisi permodalan, kembalinya kinerja ke arah yang positif, penguatan sinergi dengan seluruh unit bisnis MNC Group dan meningkatnya populasi kelas menengah Indonesia, membuat kami yakin bisnis dan rentabilitas MNC Bank terus meningkat sepanjang 2018 ini,” tutup Benny.*

Tags:
Andini Anissa

MNC Update Writer

    1