Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Kue Pudak, Jajanan Khas Kota Santri yang Manis

Foto : Instagram

MNCUPDATE.COM – Namanya Pudak. Saat berkunjung ke Kota Gresik, Jawa Timur, Anda harus mencoba makanan ini. Kue khas Kota Santri ini rasanya enak dan manis.

Pudak terbuat dari bahan tepung beras yang diolah menggunakan gula Jawa, serta dicampur santan kelapa. Kemasannya unik karena dibungkus dengan ope (pelepah daun pinang). Pelepah pinang memiliki kelebihan, yaitu kuat dan lentur. Lembaran daun bagian dalamnya ada semacam lapisan menyerupai plastik. Lapisan inilah yang secara alami dapat mengatur suhu kue pudak.

Proses pembuatannya pun tidak sederhana. Sebelum digunakan, pangkal daun pinang harus disamak terlebih dahulu untuk memisahkan kulit dalam dan kulit luar. Untuk membungkus pudak, hanya kulit bagian dalam yang digunakan karena lebih tebal dan halus, sedangkan kulit bagian luar dibuang.

Setelah dibersihkan dan dipotong-potong sesuai ukuran, lalu dilipat dan dijahit dengan alur seperti huruf L tanpa sudut, hingga sisi dan dasarnya tertutup dan membentuk ruang seperti gelas. Setelah adonan dituangkan, ujung kemasan yang terbuka dikuncupkan dan diikat. Baru dikukus.

“Pudak merupakan jajanan khas Gresik. Rasanya enak dan manis. Kemasannya juga unik karena menggunakan pelepah daun pinang. Bisa kalian jadikan oleh-oleh buat keluarga di rumah, lur,” tulis Instagram @gresiktourism sebagaimana dikutip dari iNews.id.

Awalnya, hanya ada tiga macam kue pudak, pudak putih (berbahan gula pasir), pudak merah (berbahan gula merah), dan pudak sagu (berbahan sagu). Seiring berkembangnya zaman, jenis pudak pun mulai beragam. Pembuat kue pudak mulai berinovasi untuk merebut pasar.

Baca juga:  Harapan Liliana Tanoesoedibjo kepada Peserta Miss Indonesia 2019

Ada yang menggunakan campuran dari sari daun pandan, sehingga pudak ini akan berwarna hijau dan memiliki aroma khas pandan. Selain daun pandan, ada juga pudak yang menggunakan daun suji sebagai pewarna hijau alaminya.

Kue pudak merupakan jajanan kaya kalori dan mengenyangkan. Kue ini banyak dijual di toko oleh-oleh khas Gresik dengan harga relatif murah. Pudak juga tidak mudah basi dan bisa bertahan selama tiga hari, bila diangin-anginkan, cocok untuk oleh-oleh.

Di Kabupaten Gresik sendiri ada tiga jenis pudak yang biasa dijual di berbagai sudut Kota Gresik, seperti di sepanjang Jalan Veteran, Kebomas atau Jalan Sindujoyo dengan harga Rp20.000 sampai Rp25.000 per renteng isi 10 biji.