Ketik pencarian Anda

Uncategorized

KPK Tetapkan Wali Kota Tegal Siti Mashita Tersangka Korupsi

JAKARTA – Ramai diberitakan Wali Kota Tegal, Siti Masitha Soeparno dan politikus Partai Nasdem, Amir Mirza Hutagalung resmi ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemkot Tegal, Jawa tengah.

Dilansir dari Okezone.com, kedua tersangka tertangkap tangan menerima uang suap serta hadiah sebesar Rp 5,1 milyar dari beberapa hasil korupsinya selama kurang lebih delapan bulan. Uang tersebut diduga akan digunakan untuk biaya pemenangan kedua maju di Pilkada 2018.

Melihat adanya fenomena kasus tersebut, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengimbau, agar para calon kepala daerah yang akan mengikuti pesta demokrasi Pilkada 2018 bersaing secara sehat dan tidak menggunakan cara-cara kotor.

“KPK mengimbau praktek-praktek korupsi, terutama terkait dengan pembiayaan Pilkada agar dihentikan,” kata Basarian usai konferensi pers, Selasa (29/08/2017).

Basaria menekankan agar calon-calon kepala daerah yang akan bersaing nantinya di Pilkada 2018, mengunakan dana pembiayaan kampanye atau pemenangan sesuai aturan yang telah ditetapkan oleh KPUD.

“Terutama bagi calon petahana yang akan maju pada kontestasi politik Pilkada, agar lebih hati-hati dalam menerima dana untuk pembiayaan kampanye. Pasalnya, calon petahana masih berstatus penyelenggara negara,” tegas Basaria.*