Ketik pencarian Anda

Uncategorized

Kenali Penyebab Anak Bisa Kecanduan Gadget

JAKARTA– Di zaman sekarang, kita akrab melihat anak-anak usia balita hingga sekolah dasar (SD) lekat dengan ponsel atau gadget. Dengan ponsel pintar tersebut, anak sangat mudah mengakses permainan atau hiburan seperti menonton video kartun.

Sudah bukan rahasia lagi jika cara paling mudah untuk membuat anak anteng dan tidak rewel dengan memberikannya sebuah gadget. Tetapi apakah cara mudah ini adalah cara yang jitu dan tepat? Tidak. Sebab, efek yang ditimbulkannya tidak sebanding dengan kemudahan itu.

Kecanduan gadget pada balita, bisa menyebabkan mereka mengalami adiksi gadget atau ketergantungan pada ponsel pintar mereka. Dan ini, tidak menyehatkan bagi fisik dan psikis si anak.

Menurut penelitian yang dikutip dan ditulis dokter naturopati Dr. Kellyann Petrucci di Huffingtonpost, anak-anak yang kecanduan video games di perangkat elektronik lebih cenderung menambah berat badan dan merasa tertekan atau cemas.

Anak-anak yang menggunakan televisi dan komputer berlebihan membuat mereka berisiko mengalami sindrom metabolik, langkah pertama menuju diabetes.

Lalu, mengapa anak bisa kecanduan gadget? Psikolog di Jakarta Ratih Ibrahim, M.M. menerangkan alasan anak bisa adiksi terhadap gadget.

“Handphone itu seolah-olah statis. Padahal ia menggunakan energi listrik dan itu ada denyutannya,” katanya ditemui iNews.id di acara Bricklive Jakarta, Pantai Indah Kapuk (PIK) Avenue, Jakarta Utara, Kamis (8/2/2018).

Denyutan itu, sambung dia, adalah stimulasi yang mengakibatkan kerja di syaraf kita terstimulasi dan dihapal oleh otak. “Sensasinya itu yang menyebabkan kecanduan,” katanya.

Baca juga:  Beberapa Titik Rawan Macet di Jakarta Akibat Proyek Pemerintah

Sementara untuk pencegahannya, menurut dia, sulit jika sudah masuk dalam gangguan kecanduan. Maka sebelum anak kecanduan ponsel, ada baiknya melakukan tindakan pencegahan dengan cara memberikan alternatif hiburan lain bagi anak. Misalnya, melalui permainan (non-digital) yang mengedukasi atau buku (fisik).

(Sumber: iNews)

Tags: