Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Keindahan Sang Danau Legenda, Siap Jadi Destinasi Kelas Dunia

Foto : Istimewa

Jakarta – Melihat tanggal merah di kalender kerja sepertinya pupus untuk menikmati liburan keluar kota dalam waktu yang lama. Namun itu bukan menjadi halangan jika kalian mau meluangkan waktu di akhir pekan menikmati beberap destinasi wisata yang dimiliki beberapa kota di Indonesia.

Apalagi terhitung masih tanggal muda bagi kalian yang baru saja menerima gaji. Melepas penat untuk lari sejenak dari kesibukan aktivitas kerja menjadi salah satu obat yang mujarab.

Yap, bukan bali atau Lombok, kali ini sebuah danau yang ada di barat Indonesia bisa menjadi piliha utama destinasi wisata kalian. Dengan segala keindahannya, Danau Toba juga menyimpan cerita legenda yang wajib anda ketahui.

Wisata alam danau Toba merupakan satu diantara dari danau yang menyimpan kekayaan alam yang sangat banyak. Danau Toba adalah salah satu destinasi super prioritas yang dipersiapkan menjadi wisata kelas dunia. Bahkan, dengan Presiden Joko Widodo ingin pengembangan Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dilakukan secara terintegrasi sehingga menjadi Bali Baru.

Dilansir dari iNews.id, Presiden Joko Widodo akan menindaklanjuti langsung hasil rapat terbatas pada 15 Juli 2019 terkait pengembangan wisata di Danau Toba. Untuk itu, Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo langsung bertolak ke Sumut dan tiba di Bandara Silangit, Siborong-borong pada Senin 29 Juli 2019.

Baca juga:  Liverpool Bekuk Porto di Markas

Melalui kunjungan kerjanya, Kepala Negara meninjau kesiapan infrastruktur dan destinasi wisata di sekitar Kawasan Danau Toba, mulai dari Geosite Sipinsur yang terletak di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), serta meninjau aksesibilitas di Pelabuhan Penyeberangan Muara di Kabupaten Tapanuli Utara.

Saat di Geosite Sipinsur, Presiden Jokowi menginginkan Danau Toba menjadi tempat wajib untuk dikunjungi bagi wisatawan.

“Infrastruktur Danau Toba membutuhkan investasi besar dan membutuhkan anggaran dari APBN juga besar. Maka kombinasi antara investasi dan APBN itulah yang bisa mengintegrasikan Danau Toba menjadi destinasi berkelas,” kata Presiden Joko Widodo, dalam keterangannya, Selasa (30/7).

Kepala Negara juga menyampaikan saat ini sudah terdata di sekitar Danau Toba memiliki 28 destinasi wisata yang terbagi menjadi empat cluster dengan konsep berbeda, mulai dari sejarah, budaya, alam, dan masih banyak lagi.

“Kita akan bekerja mulai 2019 dan Insya Allah selesai pada 2020,” katanya.

Terkait isu lingkungan di sekitar Danau Toba, Presiden Jokowi pun berjanji akan membenahi sesuai yang sudah direncanakan sebelumnya. Tidak hanya infrastruktur, destinasi wisata, SDM, tapi lingkungan.

“Perbaikan produk itu tidak hanya destinasi wisatanya saja, namun harus terintegrasi baik produknya, SDM, kemasan, dan brand-nya. Maka akan mempunyai diferensiasinya dengan destinasi lain, sehingga kalau wisatawan datang ke Indonesia itu berbeda-beda. Bali beda, Mandalika berbeda, dan lainnya,” kata Presiden Jokowi.

Baca juga:  Indonesian Idol 2018: JK Dipuji Armand Maulana

Terkait aksesibilitas, Presiden Jokowi mengatakan saat ini jalan keliling Samosir tersisa 21 kilometer yang belum terselesaikan dan nantinya terus tersambung.

“Kita bekerja dengan rancangan yang besar, sehingga dalam pelaksanaan bisa diimplementasikan dengan baik,” tutupnya.