Ketik pencarian Anda

MNC Media

Karyawan MNC Group Salat Khusuf Berjamaah saat Gerhana Bulan

JAKARTA – Bagi umat Islam dianjurkan mendirikan salat dua rakaat saat terjadi gerhana bulan dan gerhana matahari. Salat ini disebut kusuf atau lebih masyhur disebut khusuf untuk gerhana bulan.

Berkaitan dengan fenomena alam dengan terjadinya gerhana bulan malam ini, sejumlah karyawan MNC Group mendirikan Salat Gerhana di Masjid Bimantara, Kompleks MNC Group, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Fenomena ini lebih akrab dengan istilah super blue blood moon.

Tepat pukul 19:00 WIB, Salat Khusuf dimulai dengan dipimpin Ust H Muhammad Rizki Al Hafidz. Sebelumnya telah diumumkan Masjid Bimantara di Kompleks MNC akan melaksanakan Salat Khusuf, Rabu, (31/1/2018). Merespons pengumuman yang tertempel di dinding masjid, jamaah yang sudah berkumpul pascasalat Magrib memilih untuk bertahan.

Terlihat jamaah Salat Khusuf membeludak hingga ke halaman Masjid Bimantara. Khusus jamaah perempuan menempati balkon masjid di lantai 2. Tampak beberapa karyawan mempercepat langkahnya hingga berlari kecil jelang Salat Khusuf dimulai.

Salat sendiri berlangsung sebanyak dua rakaat dan dianjurkan membaca surat panjang. Rakaat pertama imam membaca Surat Yasin sedangkan rakaat kedua membaca Surat Al Mulk.

Salat Khusuf tidak jauh berbeda dibanding salat wajib lima waktu. Setelah mendirikan Salat Khusuf, jamaah Masjid Bimantara langsung mendirikan Salat Isya karena waktu salat sudah masuk. Setelahnya jamaah mendapat tausyiah yang disampaikan Ust H Sholahuddin LC.

Baca juga:  Kontestan Indonesian Idol Ini Dinilai Punya Karakter Vokal Mirip Vokalis Coldplay

Salah seorang jamaah Salat Khusuf Kusdinar mengaku senang bisa mendirikan salat yang menurutnya belum tentu setahun sekali bisa dilaksanakan. Dia memilih bertahan pascamenunaikan Salat Magrib berjamaah.

“Tadi sempat lihat gerhananya habis Salat Magrib. Mumpung ada umur jadi disempet-sempetin,” ucapnya usai salat di Masjid Bimantara, Kompleks MNC, Kebon Sirih, Rabu (31/1/2018).

Berbeda dengan Kusdinar, Lisa, perempuan paruh baya sengaja turun dari Gedung iNews Center lantai 9 untuk mendirikan Salat Khusuf. Dia mengaku, kerap tak bisa mengikuti salat gerhana karena keterbatasan informasi tentang akan dilaksanakan salat berjamaah.

“Mumpung dapat infonya jadi saya paksain. Enggak masalah pulangnya mundur,” kata Lisa sambil membenahi mukena miliknya.

Dia mengaku takjub atas fenomena super blue blood moon. Di usia yang tidak lagi muda, kata dia, bersyukur bisa melihat kebesaran ciptaan Allah.

“Bagus banget mas, saya langsung ngucap (subhannallah),” ujarnya.

Sementara, Ust Sholahuddin berharap fenomena alam gerhana bulan yang beberapa pekan sebelumnya terjadi serangkaian gempa dapat menjadi introspeksi diri bagi masyarakat. Di ujung khutbahnya, dia berdoa agar bangsa Indonesia selalu dalam perlindungan Allah yang salah satunya diwujudkan dengan mendapatkan pemimpin terbaik di semua bidang.

“Belum tentu jaminan besok kita akan merasakan hari Kamis. Jika Allah berkehendak segarisnya orbit matahari, bulan, dan bumi bertabrakan siapapun tidak ada yang bisa mencegahnya,” ucap Sholahuddin dalam ceramahnya.

Baca juga:  Kontestan Ini Punya Target Khusus Ketika Lulus dari Indonesian Idol

(Sumber: iNews)

Tags: