Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Juri MasterChef Indonesia Bagikan Tips Agar Restoran Laris Manis

Foto: MNC Media

JAKARTA – Ada ungkapan mengatakan “bisnis makanan nggak ada matinya”. Hal itu terbukti dari perkembangan bisnis di sektor ini yang terus mengalami pertumbuhan signifikan dari tahun ke tahun.

Euromonitor International (2016) memproyeksi, total consumer foodservice by subsector and type di Indonesia memiliki CAGR sebesar 9% per tahun, dengan nilai forecast mencapai US$ 56,29 miliar. Dengan nilai tukar Rp 15.000 per dolar AS, maka nilai bisnis ini mencapai Rp 844,35 triliun.

Namun, bisnis restoran dihadapkan pada permasalahan terkait dengan naiknya gaji karyawan, ongkos sewa, dan kesulitan dalam mendapatkan bahan baku. Nah, untuk itu salah satu juri MasterChef Indonesia, Arnold Poernomo berbagi tips agar bisnis restoran yang Anda bangun tetap survive menghadapi berbagai tantangan tersebut.

Sebagai seorang yang berkecimpung di dunia kuliner khususnya dessert, Chef Arnold Poernomo mengemukakan beberapa faktor yang membuat industri kuliner berkembang pesat dan dinamis. Pertama adalah perubahan gaya hidup masyarakat yang kini senang mengunggah gambar kuliner di media sosial dan senang mengonsumsi kuliner yang sedang tren. Kedua inovasi yang ditawarkan oleh para pelaku kuliner.

“Penting bagi para pelaku untuk senantiasa menjaga kualitas bahan baku yang digunakan. Tujuannya untuk menghadirkan produk kuliner yang memiliki kualitas dan cita rasa otentik bagi konsumen,” ujar Chef Arnold, di Jakarta, Senin (16/12/2019).

Baca juga:  Nonton Live Streaming Cahaya Terindah di MNC Update
Video: Elok Nuriyatur Rosyidah

Ia menjelaskan untuk menjaga kualitas kuliner yang diberikan kepada konsumen, para pelaku kuliner harus menggunakan bahan original. Menurut Chef Arnols, bahan original menjadi penting karena kualitasnya sudah pasti terjaga. Secara standar dan rasa pasti berbeda dengan bahan tiruan.

“Kenapa harus pakai bahan berkualitas? Dari studi market, terbukti dunia F&B (food and beverage) sangat growing. Kalau pakai bahan yang enggak original dan berkualitas pasti customer akan tahu,” kata Chef Arnold.

Dirinya menekankan, penggunaan bahan yang tidak original dan kurang berkualitas akan membuat pelanggan pergi. Pada akhirnya pelaku kuliner akan kalah berkompetisi dengan yang pebisnis lain. Sedangkan setiap pelaku industri kuliner tentu ingin produknya laku di pasaran.

Ia juga mengungkapkan soal tren makanan di tahun 2020 yang akan segera datang. Menurutnya, bila di tahun 2019, kopi dan minuman boba menjadi salah satu tren kuliner yang digemari masyarakat Indonesia. Chef Arnold Poernomo memiliki prediksinya sendiri untuk tahun mendatang.

“Tren makanan 2020 yang pasti dessert. Kopi sudah, nasi sudah, mi sudah. Tinggal jajanan pasar dan minuman khas Indonesia,” ujar dia.

Saat ini, imbuh dia, banyak sekali masyarakat Indonesia yang menyukai dessert. Meskipun kesadaran hidup sehat mulai meningkat, kecintaan terhadap dessert tidak bisa dihilangkan. Tinggal cara pengolahannya saja yang harus diperhatikan.

Baca juga:  MNC Group Eratkan Sinergi dengan BEI

“Secara realita kita cinta dessert, cinta yang manis. Buktinya boba terkenal, jajanan pasar terkenal. Tapi yang penting (pengolahannya) menggunakan bahan-bahan original, bahan berkualitas, dan komposisi gulanya harus diperhatikan,” kata Chef Arnold.