Ketik pencarian Anda

Highlights

Jessica Tanoesoedibjo Dorong Pengusaha Ikut Berkontribusi Majukan Pendidikan

JAKARTA – Vice Coordinator MNC Business and Education Jessica Tanoesoedibjo menyebutkan seluruh elemen masyarakat bisa berkontribusi di bidang edukasi. Para pengusaha perlu memahami bahwa mereka pun punya bagian untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

Hal tersebut dikemukakan Jessica saat menghadiri seminar “3 Generasi B3rkolaborasi untuk RI” yang digelar Persatuan Mahasiswa Indonesia Seluruh Amerika Serikat (PERMIAS) bekerja sama dengan Indonesian Diaspora Network-United (IDN-U) di Jakarta, Sabtu (4/8/2018).

“Semua entrepreneur perlu memahami bahwa mereka punya bagian dalam pendidikan. Untuk memperoleh pendidikan itu tidak cuma di institusi formal saja saja tapi juga bisa di institusi lainnya,” kata Jessica.

Dijelaskannya, para pengusaha bisa berbagi pendidikan misalnya dengan cara menggelar literasi dan edukasi sesuai dengan bidangnya. Sebab, pendidikan itu tidak hanya terbatas pada lingkungan sekolah saja.

“Contohnya, di bidang keuangan. Apa yang bisa kita lakukan adalah menggelar literasi keuangan. Hal ini memperlihatkan bahwa kita bisa semua bisa berkontribusi di bidang edukasi,” sebut peraih gelar master dari Biola University, California, AS dan Master of International Trade and Commerce Law, Macquarie University, Australia ini.

Selain itu, lanjut Jessica, literasi dapat didorong juga dengan memanfaatkan teknologi digital karena teknologi memungkinkan terbukanya banyak ruang akses terhadap pendidikan yang berkualitas baik.

“Saya berharap generasi muda dapat lebih mengapresiasi dan bersyukur atas kemudahan akses yang ada saat ini untuk memperoleh edukasi. Oleh karena itu, penting untuk memanfaatkan pendidikan yang didapat dengan sebaik mungkin,” kata dara berusia 23 tahun itu.

Baca juga:  MNC Group Fokus Kembangkan Digitalisasi Innovation Center

Meskipun begitu, menurut Jessica tidak semua bidang pendidikan bisa dikolaborasikan dengan teknologi. Pasalnya, manusia masih membutuhkan interaksi atau face to face learning.

“Human interaction dengan guru masih dibutuhkan. Karena manusia itu bukan data. Kita butuh koneksi satu sama lain dan kita harus mengerti emotional intelegence terutama untuk anak-anak usia dini,” jelasnya.

Selain Jessica, seminar “3 Generasi B3rkolaborasi untuk RI” juga turut dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Head of Asia Pacific, Middle East & North Africa Goal.com Bima Said, dan Direktur Qlue Norman Ganto. Acara ini merupakan ajang temu diskusi 500 alumni AS, mahasiswa yang sedang berkuliah di AS, dan para pelajar yang akan atau tertarik untuk berkuliah di AS.*

Tags:
Andini Anissa

MNC Update Writer

    1