Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Jelajah Sebatik dan Nunukan, Nikmati Indahnya Pulau Di Garis Batas RI-Malaysia

SEBATIK – Hamparan bukit hijau nan sejuk serta liukan jalan, membuat Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik, Kalimantan Utara begitu menyenangkan untuk dijelajahi. Kicau burung serta hembusan angin pantai memecah kesunyian.

Tiba di Pos Bambangan, Sebatik, spot ini memiliki letak yang cukup tinggi di antara dataran lainnya di pulau ini. Berada jauh dari bising kendaraan dan hiruk-pikuk perkotaan, wisatawan langsung dimanjakan dengan pepohonan yang terhampar luas dan begitu asri.

Kepakan sayap burung elang gunung pun begitu jelas terdengar. Bila beruntung, kita akan disajikan bagaimana elang menerkam mangsanya.

Kondisi tak jauh beda bisa dirasakan ketika berada di tepi pantai yang belum terjamah masyarakat. Dua pantai yakni Batu Lamampu dan Pantai Kayu Angin menjadi destinasi yang nyaman dikunjungi. Untuk mencapai Pantai Batu Lamampu, wisatawan harus menempuh jarak sekitar 500 meter dari mobil yang terparkir di perkebunan sawit.

Sementara suasana di Pantai Kayu Angin yang letaknya tak jauh dari Pantai Batu Lamampu, mulai terdapat keramaian. Di Pantai Kayu Angin kita dapat jumpai perkampungan yang dihuni oleh maysarakat dengan mata pencaharian sebagai nelayan. Sambil bermain di pantai, wisatawan bisa menyantap ikan hasil tangkapan para nelayan itu.

Sekda Kabupaten Nunukan Serfianus mengatakan, kondisi geografis Nunukan yang dikelilingi pantai dan berada diperbatasan, membuat kekayaan alam di pulau ini sangat beragam mulai dari mangrove dan perikanan rumput laut.

Baca juga:  Isyana Sarasvati Pede Jadi Juri The Voice Indonesia

“Sederhana saja, Kabupaten Nunukan memiliki potensi alam. Kita hanya perlu akomodasi turis untuk mengaksesnya,” kata dia.

Tak hanya keindahan alam, Kabupaten Nunukan juga memiliki tempat menarik untuk diabadikan. Salah satunya adalah tugu Dwikora yang berlokasi di alun alun. Tugu ini setiap sore dipenuhi banyak pelancong yang berswafoto demi mengabadikan momen bersejarah konfrontasi Malaysia di era Presiden Soekarno.

Untuk wisata religi, ada masjid Hidayatur Rahma yang berlokasi di Islamic Centre. Masjid ini cukup megah berdiri di atas lahan seluas 10 hektar. Ditopang empat tiang dan lima kubah, membuat masjid ini terlihat begitu megah dan kokoh. Hamparan taman hijau di bibir pantai membuat masjid ini menjadi salah satu destinasi wajib bagi wisatawan saat berada di Nunukan.

Head of Marketing MNC Travel Diana Ring menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk  medongkrak kunjungan wisatawan dengan memperkenalkan keindahan dan keasrian wilayah perbatasan Indonesia.

Hal ini merupakan bentuk dukungan MNC Travel terhadap program Pemerintah RI, melalui Kementerian Pariwisata, menargetkan 17 juta wisata untuk berkunjung tiap tahunnya. “Kami akan mengemas dengan beberapa paket menarik kepada sejumlah perusahaan untuk wisata ke Nunukan,” tuturnya.*

 

Tags:
Andini Anissa

MNC Update Writer

    1