Ketik pencarian Anda

Editor's Choice

Inilah Tren Cuci Muka 60 Detik

Foto: Istimewa

Tren cuci muka 60 detik kini sedang populer di media sosial. Diperkenalkan oleh Nayamka Roberts-Smith, seorang pakar kecantikan dari Amerika Serikat, teknik mencuci muka tersebut diyakini mampu membuat kulit wajah lebih sehat dan berseri.

“Pulasan make up, debu kotoran dan minyak itu jauh lebih sulit dibersihkan dihilangkan dari kulit, dari yang kebanyakan orang sadari. Dengan metode 60 detik ini, kita tidak hanya memberikan pencuci wajah (cleanser) untuk meresap sempurna, namun 60 detik ini juga membuat kita menaruh perhatian kepada kulit wajah diri sendiri dan apa yang kita lakukan. Contohnya, jadi ingat untuk membersihkan area di sekitar hidung, bawah dagu, hingga area di sekitar garis rambut (hairline),” jelas Nayamka, seperti dikutip Okezone pada Kamis (5/9/2019).

Lantas, apakah metode ini teruji saat diaplikasikan oleh semua orang dengan tipe kulit berbeda? Menurut profesor dermatologi klinis Universitas Yale, Mona Gohara, M.D., hasil akhir bisa berbeda-beda pada setiap orang. “Kemungkinan berhasil, dan kemungkinan juga tidak berhasil. Pertama, Anda butuh ekspektasi yang realistis dulu. Memang dapat membuat kulit wajah lebih lembut dan berkilau, selama menggunakan cleanser yang tepat karena ini adalah sirkulasi yang menstimulasi,” jelas Mona.

Namun, jika tujuannya hanya demi membersihkan kulit wajah agar bersih sempurna, teknik ini membawa keuntungan bagi penggunanya. “Sisa pulasan produk make up bisa mendorong kulit wajah jadi kering, iritasi, hingga jerawat. Mengingat hal ini bisa menganggu pelindung kulit dari waktu ke waktu,” pungkas Mona.