Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Inilah Jadwal Lempar Jumrah Jamaah Haji Indonesia

Foto : MNC Media

JAKARTA – Jelang puncak ibadah haji, para jamaah akan melakukan lempar jumrah. Ritual ini merupakan bagian dari rukun beribadah haji. Di mana, para jamaah melemparkan batu-batu kecil ke tiga tiang yang berada di Jembatan Jumrah, kota Mina, sekitar 5 kilometer sebelah Timur kota Mekkah, Arab Saudi.

Prosesi melempar jumrah, bisa dikatakan rangkaian ibadah yang paling mencemaskan. Pasalnya, di tempat yang luasnya tak lebih dari 3,2 km ini, sekitar tiga juta jamaah harus berdesak-desakkan untuk melempar jumrah. Selain padatnya jamaah yang akan melontar jumrah, kondisi fisik jamaah pun sering menjadi salah satu penyebab timbulnya musibah di Mina seperti yang terjadi Rabu 12 Januari 2005 yang menewaskan lebih dari 200 jamaah haji.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan tersebut, maka pemerintah Arab Saudi memmbuat aturan terkait jadwal melontar jumrah. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) juga telah menerima surat dari Kementerian Haji Arab Saudi terkait berisi jadwal lempar jumrah untuk jamaah Indonesia. Pemerintah Arab Saudi menetapkan bahwa untuk jamaah Asia Tenggara termasuk Indonesia dilarang melaksanakan jumrah dari jam 4 sampai dengan jam 10 pagi waktu setempat pada tanggal 10 Dzulhijah.

“Pada tanggal 10 Dzulhijah ketika jamaah sudah melaksanakan mabit di Muzdalifah dan lewat tengah malam menuju Mina, pada saat itulah jamaah mulai akan melakukan lempar jumrah aqobah,” kata Kepala PPIH Daker Makkah Subhan Chalid, Minggu (4 Agustus 2019).

Baca juga:  Perkuat Relasi Media, MNC Financial Services Kunjungi Bisnis Indonesia

Kemudian dia melanjutkan, pada tanggal 11 Dzulhijah free atau bebas.

“Jamaah dapat melempar jumrah jam berapapun dari dini hari tanggal 11 sampai dini hari tanggal 12, kapan saja bebas jamaah haji Indonesia dan Asia Tenggara bebas melempar jumrah,” beber dia.

Selanjutnya, 12 Dzulhijjah waktu terlarang melempar jumrah pada pukul 10.00 sampai dengan 14.00 WAS karena nafal awal.

“Jamaah dari seluruh dunia berdesak-desakan mengejar afdholiahnya yang ba’da zawal, nah itu jam 10 sampai jam 2 untuk Asia Tenggara tidak diizinkan untuk melempar jumrah,” kata dia.

“Lalu kemudian tanggal 13 bebas dari pagi sampai dengan jamaah selesai melakukan nafar tsani,” jelas dia.

Berikut jadwal larangan lempar jumrah:

1. 10 Dzulhijah larangan melempar jumrah mulai pukul 04.00 sampai dengan pukul 10.00 WAS.

2. 11 Dzulhijah tidak ada waktu terlarang untuk lempar jumrah

3. 12 Dzulhijah larangan melempar jumrah mulai pukul 10.00 sampai dengan pukul 14.00 WAS.

4. 13 Dzulhijah tidak ada waktu terlarang untuk lempar jumrah.