Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Inilah 25 Lokasi CCTV Tilang Elektronik, Tertib Yuk

Foto : Istimewa

Jakarta – Tahukah kalian sejak 1 Juli 2019 kemarin, Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya akhirnya memberlakukan tilang elektronik atau yang disebut juga Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Sebelumnya petugas kepolisian telah memberlakukan penindakan tilang elektronik terhadap kendaraan yang melanggar di perempatan Jalan MH Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman sejak 1 November 2018. Uji coba dan sosialisasi tilang elektronik dimulai 1-31 Oktober 2018.

Dirlantas Polda Metro Jaya sendiri menggunakan 25 kamera super canggih untuk penerapan ETLE tersebut, berikut daerahnya :

1. Simpang lampu pengatur lalu-lintas Kota (tiga kamera).
2. Simpang lampu pengatur lalu-lintas Olimo (dua kamera).
3. Simpang lampu pengatur lalu-lintas Ketapang atau Gajah Mada (dua kamera).
4. Simpang lampu pengatur lalu-lintas Harmoni (empat kamera).
5. Simpang lampu pengatur lalu-lintas Istana Negara (satu kamera).
6. Simpang Bundaran Patung Kuda (dua kamera).
7. Simpang lampu pengatur lalu-lintas Kebon Sirih (empat kamera).
8. Simpang lampu pengatur lalu-lintas Sarinah (empat kamera).
9. Simpang lampu pengatur lalu-lintas Bundaran HI (empat kamera).
10. Simpang Bundaran Senayan (tiga kamera).
11. Simpang lampu pengatur lalu-lintas Al Azhar (tiga kamera).
12. Simpang lampu pengatur lalu-lintas CSW (empat kamera).
13. Simpang lampu pengatur lalu-lintas Monalisa (tiga kamera).
14. Jalan Gatot Subroto Simpang Pancoran (empat kamera).
15. Jalan Gatot Subroto Simpang Kuningan (empat kamera).
16. Jalan Gatot Subroto Simpang Slipi (empat kamera).
17. Jalan S Parman Simpang Tomang (empat kamera).
18. Jalan S Parman Simpang Grogol (empat kamera).
19. Simpang Asia Afrika (tiga kamera).
20. Simpang lampu pengatur lalu-lintas Halim Baru (empat kamera).
21. Simpang lampu pengatur lalu-lintas Halim Lama (tiga kamera).
22. Simpang lampu pengatur lalu-lintas Rawamangun (dua kamera).
23.Simpang lampu pengatur lalu-lintas Pramuka (empat kamera).
24. Simpang lampu pengatur lalu-lintas Rawasari (dua kamera).
25. Simpang lampu pengatur lalu-lintas Cempaka Putih (empat kamera).

Baca juga:  AdudahSyat Bagi-bagi Pulsa Cuy!

Seluruh kamera yang terpasang memiliki kelebihan yang super canggih, dapat menembus langsung ke dalam kendaraan dan merekam aktivitas si pengemudi. Sehingga apabila pengendara melakukan pelanggaran, seperti bermain ponsel sambil berkendara, serta tidak mengenakan sabuk pengaman (safety belt), langsung terekam.

Selain itu, kamera akan mengidentifikasi pelanggaran penggunaan pelat nomor ganjil-genap hingga batas kecepatan mengemudi. Pelanggaran apa saja yang bisa dideteksi oleh CCTV tilang elektronik? Setidaknya ada 12 pelanggaran lalu lintas yang bisa terpantau E-TLE, berikut ini daftarnya:

1. Pelanggaran pelat nomor ganjil-genap
2. Pelanggaran marka atau rambu jalan
3. Pelanggaran batas kecepatan
4. Pelanggaran jalur busway
5. Pelanggaran tata cara parkir dan berhenti
6. Pengendara menerobos lampu lalu lintas
7. Pengendara melawan arus
8. Pengendara tidak mengenakan helm
9. Pengendara tidak mengenakan sabuk pengaman
10. Pengendara menggunakan ponsel saat mengemudi
11. Menaikkan atau menurunkan penumpang dan berhenti di sembarang tempat
12. Membonceng lebih dari satu

Alhasil dengan adanya penerapan tilang elektronik E-TLE ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kepatuhan dalam berlalu-lintas. Meski begitu, lebih baik masyarakat membiasakan diri tertib berlalu-lintas bukan hanya untuk menghindari denda tetapi demi keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.