Ketik pencarian Anda

Editor's Choice

Ini Kiat Pilih Hewan Kurban

Foto: Istimewa

Umat Islam akan segera merayakan Idul Adha pada akhir pekan ini. Para pedagang hewan kurban pun beramai-ramai menjajakan sapi, kambing, domba, dan kerbau di pinggir jalan.

Nah, para calon pembeli juga antusias memilih hewan kurban yang ditawarkan. Seperti apakah hewan kurban yang baik, sehat, dan sah? Lantas lebih baik mana, hewan yang paling gemuk atau hewan yang paling mahal?

Ketua Forum Dai Muda Indonesia, Ustadz Asroni Al-Paroya mengungkap bahwa hewan yang dipilih untuk kurban adalah yang gemuk dan tidak cacat. “Yang gemuk dan tidak cacat. Cacat artinya kakinya pincang, atau hilang sebelah, matanya hilang satu, ekornya tidak ada,” tutur Ustadz Asroni seperti dilansir Okezone, Kamis (8/8/2019).

Ustadz Asroni menjelaskan bahwa Bahimatul An’am (binatang-binatang ternak) yang layak dikurban adalah unta, kambing dan sapi. Tidak sah berkurban dengan 100 ekor ayam, atau 500 ekor bebek dikarenakan tidak termasuk kategori Bahimatul An’am.

Selain itu, umur hewan kurban juga harus diperhatikan. Sapi minimal berumur 2 tahun. Kambing jenis domba atau biri-biri berumur 1 tahun. “Maka tidak sah melaksanakan kurban dengan hewan yang belum memenuhi kriteria umur sebagaimana disebutkan, entah itu unta, sapi maupun kambing. Karena syari’at telah menentukan standar minimal umur dari masing-masing jenis hewan kurban yang dimaksud, jika belum sampai pada umur yang telah ditentukan maka tidak sah berkurban dengan hewan tersebut, jika telah sampai pada umur atau bahkan lebih maka tidaklah mengapa, asalkan tidak terlalu tua sehingga dagingnya kurang begitu empuk untuk dimakan,” pungkas Ustadz Asroni.