Ketik pencarian Anda

MNC Financial Services

Ini Cara Mahir Investasi Ala Mahasiswa

 

PEKANBARU–Mahasiswa umumnya identik dengan keterbatasan dana dan serba hemat. Namun, hal itu tidak menjadi alasan untuk mulai berinvestasi bagi masa depan.

 

Saat ini, berinvestasi bukan hanya bisa dilakukan oleh masyarakat yang sudah berpenghasilan. Tetapi, generasi muda berstatus mahasiswa juga dapat memulai berinvestasi.

 

Harus diakui, jenis investasi terbilang sangat beragam. Dari mulai yang paling sederhana, yakni menabung dan menghimpun logam mulia, sampai jenisnya yang paling rumit yaitu derivatif. Variasinya juga cukup banyak, mulai dari paling kecil senilai ratusan ribu rupiah sampai dengan yang nilainya jutaan bahkan miliaran.

 

Kalangan mahasiswa juga bisa melakukan investasi walaupun menggunakan uang jajan kiriman orang tua. Caranya adalah dengan mengubah konsep pengaturan uang jajan maupun penghasilan mahasiswa untuk mau berinvestasi dengan aman dan tentunya mendapatkan keuntungan.

 

Hal itu diungkapkan Branch Manager MNC Asset Management Pekanbaru Riski Listia saat menggelar kegiatan Chit Chat Duit  (CCD) di Fakultas Ekonomi Universitas Riau di Jalan HM Subrantas Pekanbaru. Menurutnya, hanya dengan modal Rp100.000 sudah bisa berinvestasi.

 

“Untuk memulai investasi, mahasiswa harus mengubah konsep atau pola pikir. Di mana sebelumnya kebanyakan adalah jajan dulu, kalau ada sisanya baru ditabung, jadi harus diubah, jika ada uang jajan kiriman orang tua itu ditabung untuk berinvestasi sisanya baru untuk jajan,” ucap Riski Listia di hadapan ratusan mahasiswa, Selasa (19/9/2017).

Baca juga:  MNC Sekuritas Tambah Point of Sales di Lampung

 

MNC Asset Management juga berkomitmen untuk memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai investasi di pasar modal dengan aplikasi MNC Duit. Aplikasi yang berbasis pada ponsel Android ini, memudahkan investor-investor pemula untuk berinvestasi dengan aman.

 

Riski Listia menjelaskan, melalui program reksa dana, mahasiswa akan memperoleh keuntungan jangka pendek, menengah dan panjang. Reksa dana terdiri dari empat jenis, yakni reksa dana pendapatan tetap, reksa dana pasar uang, reksa dana campuran, dan reksa dana saham atau ekuitas.

 

“Jangka waktunya bisa 1 tahun, 2 tahun, dan 3 tahun. Kalau investasinya hanya jangka pendek, misalnya mau beli handphone, ambil yang reksa dana pasar uang saja. Tapi jika ingin investasi jangka panjang dan banyak, bisa bermain di reksa dana saham,” ujarnya.

 

Dia menekankan bahwa berinvestasi di MNC Asset sangat nyaman dan terjamin. “Kami ini sudah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jadi pasti terjamin,” katanya.

 

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Riau Sri Indrati mengatakan bahwa jumlah mahasiswa yang ada mencapai 6.000 orang. Namun karena keterbatasan ruangan, hanya sebagian saja yang bisa mengikuti kegiatan tersebut.

 

“Ini hanya sebagian kecil saja yang bisa menghadiri kegiatan ini. Ruangan kami hanya muat 200 orang. Ini saya lihat sudah ada 250 mahasiswa yang datang,” ucapnya.

 

Sri Indarti juga meminta kepada mahasiswa untuk serius mengikuti kegiatan MNC Asset Management yang membahas tentang investasi reksa dana. “Semua ilmu harus kita serap dari manapun sumbernya. Pahami semua materi ilmu yang diberikan pihak MNC Asset,” ucapnya.

Baca juga:  MNC Sky Vision Panen Penghargaan di 2017

 

Sosialisasi dan edukasi yang digelar di Universitas Riau adalah kampus ketiga yang didatangi oleh MNC Asset Management. Sebelumnya secara maraton, MNC Asset Management menggelar aksi serupa di Telkom University Bandung, dan STIE Kalpataru Bogor.

 

Tercatat, dana kelolaan MNC Asset Management mencapai Rp4 triliun dari produk reksa dana sebanyak 30 jenis hingga akhir 2016. Dana kelolaan MNC Asset Management ditargetkan dapat tumbuh 75% dari tahun lalu menjadi Rp7 triliun pada akhir 2017. (Sukirno/Corporate Secretary Div)

Tags: