Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Fokus Bisnis Digital, MNC Targetkan Jadi Market Leader

Foto : MNC Media

JAKARTA – Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, MNC Group siap bersaing untuk menjadi pemenang di di era digital. Menurutnya, dengan roadmap yang jelas dalam bisnis digital platform, ia yakin bisa mencapai petumbuhan double digit.

“Bahkan, menuju menjadi market leader,” kata Chairman, dalam Manager Forum MNC Group ke-40, di iNews Tower, Jakarta, Senin (22 Juli 2019).

Dalam berkompetisi, sambung Chairman, kemampuan pendanaan harus maksimal agar bisa kompetitif. Dengan memiliki pendanaan kuat, perusahaan bisa bertumbuh lebih cepat.

Saat ini, MNC Media telah menunjukkan keberhasilannya di era digital. Produk-produk terobosan digital MNC mampu memberikan kontribusi yang besar pada pendapatan perusahaan berkode saham MNCN ini.

“Tinggal diperbesar skalanya, saya rasa MNCN siap bersaing di digital,” kata Hary.

Asal tahu saja, peningkatan pendapatan free-to-air (FTA) dan konten MNC yang mencapai 18% saat ini ditopang oleh digital revenue, produksi konten yang meningkat pesat, termasuk dari banyaknya produksi untuk pihak ketiga. Selanjutnya, juga dari non time consuming (NTC) advertising, atau iklan yang masuk di dalam program. Pada kuartal I-2019, pendapatan dari digital sudah berkontribusi hampir 9% dari total advertising revenue.

Adapun, produksi konten MNC saat ini adalah yang terbesar di Indonesia, yaitu 23.000 jam per tahun. Dengan lebih dari 80% program yang diproduksi sendiri, hal ini memberikan keleluasaan bagi MNC Group untuk menambah pendapatan melalui NTC.

Baca juga:  MNC Peduli - Thomson Hospital Berbagi Tips Sehat Hindari Nyeri Saraf Akibat Smartphone

Sebagai gambaran, pada tahun lalu kurang lebih 3% dari seluruh pendapatan iklan perseroan berasal dari NTC. Tahun ini, ditargetkan dari NTC akan memberikan kontribusi 4%-5% dari total pendapatan iklan.

Di era digital ini, ada berbagai inisiatif digital yang dilakukan perusahaan untuk mendorong kinerja perseroan kian melesat. Pertama, ada digital broadcast, di mana pemirsa bisa berinteraksi melalui gadget dengan tayangan di televisi, baik vote, comment dan lain sebagainya.

Kedua, di media sosial. Bahkan, melalui chanel YouTube, seluruh tayangan MNC yang di-upload sudah mendapatkan 13,7 miliar views, dengan jumlah subscriber 37,5 juta, dan merupakan yang terbesar di Indonesia.
Tidak itu saja, MNC telah mendapatkan lisensi multi channel network dari YouTube artinya sudah bisa menjadi agen dari content creator.

Sebentar lagi, MNC Group juga akan meluncurkan OTT khusus live streaming empat TV MNC Group. Melalui OTT ini, apabila ada pemirsa yang terlewat tidak menonton tayangan favoritnya, maka tayangan bisa diputar ulang dan ditonton. Selain itu, ada konten original, behind the scene, bloopers dan lain sebagainya.

Dengan audience share 40% atau berkisar 100 juta pemirsa TV yang selama ini menjadi penonton setia 4 TV MNC Group, maka basis itu bisa menjadi visitor potensial pada OTT ini. Hal ini diyakini akan menjadi kontributor baru dan memberikan lompatan pendapatan yang sangat besar untuk MNC Group.

Baca juga:  MNC Channels Gelar Seminar Inspirasi Bisnis untuk Pengusaha Katering

“Kita juga akan mengembangkan MNC Shop sebagai platform online shopping,” tukasnya.