Ketik pencarian Anda

Editor's Choice

Fakta Seputar Ganja, Si Terlarang Berbahaya

Foto: Pixabay

JAKARTA – Dunia hiburan Tanah Air dikejutkan dengan penangkapan Jefri Nichol pada Senin (22/7/2019). Aktor muda berbakat yang tengah naik daun itu diciduk polisi atas penggunaan dan kepemilikan ganja seberat 6,01 gram. Jefri pun terancam masuk bui.

“Alasannya (menggunakan ganja) saya nggak bisa beristirahat dengan baik. Sangat tegang karena persiapan film juga, akhirnya kebodohan saya mencoba itu untuk lebih rileks,” ujar Jefri dalam konferensi pers di Polres Jakarta Selatan.

Ganja dikenal dalam bahasa Latin sebagai tanaman Cannabis sativa, yang mengandung zat delta 9-tetrahydrocannabinol (THC) dengan efek relaksasi, memabukkan, dan pada kadar berlebih memicu halusinasi. Meskipun demikian, ganja juga memiliki zat berlawanan dengan THC yakni cannabidiol (CBD), yang efeknya memicu kegelisahan serta paranoia.

 

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta dr. Wahyu Wulandari, M.Si. menyebut pengguna ganja memiliki ciri khas dibandingkan jenis narkotika lainnya. “Benar, pengguna ganja dengan jenis narkoba lain punya ciri khas. Tapi, sebenernya tergantung dari beberapa hal. Misalnya dari jangka waktu pemakaian barang haram tersebut, frekuensi pemakaian, banyaknya zat yang dipakai, hingga kondisi tubuh yang bersangkutan pun menentukan efek apa yang terjadi pada si pecandu,” jelas dr. Wahyu seperti dilansir Okezone, Rabu (24/7/2019).

Tanda dari pengguna ganja adalah mata sayu, kulit kusam, tubuh kurus, dan jarang sakit meski pekerjaan sangat padat. Pengguna ganja juga memiliki bau khas yang sangat tajam, lantaran membakar dan menghisap ganja layaknya rokok.

Baca juga:  Jangan Lakukan 7 Hal Ini Saat Anda Terserang Flu

Rasa adiktif yang ditimbulkan pada ganja akan membuat penggunanya kecanduan dan sakau saat tidak mengonsumsi. Lebih lanjut, penyalahgunaan ganja dapat menimbulkan depresi, gangguan pencernaan, hingga merusak sel-sel tubuh.