Ketik pencarian Anda

Editor's Choice

Depresi Juga Mengincar Kaum Milenial, Ini Buktinya

JAKARTA, MNCupdate.com – Permasalahan terkait depresi adalah hal yang paling sering terjadi pada mereka-mereka yang usia matang atau beban pikirannya cukup bvanyak. Namun tahukan kalian bahwa gangguan mental juga mengintai kaum milenial?

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan Psychological Medicine tersebut, melibatkan 2.000 orang dari kalangan milenial yang lahir antara 1994 dan 1995 di Wales, Inggris, ditemukan bahwa kaum milenial ternyata lebih rentan terhadap gangguan kesehatan mental, seperti depresi dan gangguan kecemasan atau anxiety.

Hasil penelitian tersebut mengatakan, kaum milenial yang kesepian lebih rentan mengalami depresi dan gangguan kecemasan sebanyak dua kali lipat dari generasi sebelumnya.

Dari penelitian itu, tujuh persen dari peserta mengatakan “sering” merasakan kesepian, sementara 23 persen dan 31 persen merasa ditinggalkan atau kurang memiliki hubungan erat semacam persahabatan. Inilah yang memicu masalah depresi dan kecemasan.

“Mereka kurang percaya diri dalam prospek pekerjaan dan lebih mungkin menjadi pengangguran. Orang muda yang kesepian, seperti anak-anak lebih mungkin mengalami kesulitan kenangan kesehatan mental dan mengalami gangguan intimidasi, serta sosial,” kata peneliti dari Universitas Cambridge, Inggris, seperti dikutip dari Independent, Rabu (25/4/2018).

Perasaan kesepian rupanya sangat mengganggu kesehatan mental dan fisik seseorang jika dipendam dalam waktu lama. Psikologi klinis yang berbasis di Florida, Amerika, Ashley Chin mengatakan, kesepian dapat memicu banyak emosi, seperti kesedihan, kecemasan, dan perasaan takut.

Baca juga:  Lima Suku yang Tersohor Kesaktian Ilmu Hitamnya di Indonesia

Tak cuma mengganggu emosi, kesepian juga mengganggu kesehatan secara umum, mulai dari penurunan daya ingat, masalah pencernaan, libido seks yang menurun, hingga sistem kekebalan tubuh yang melemah seiring dengan kesehatan mental kita yang terganggu.

“Pentingnya intervensi dini untuk mencegah orang muda merasakan kesepian dan terjebak dalam kesepian itu, seiring bertambahnya usia mereka,” ucapnya.

(Sumber: iNews)

Tags: