Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Cara Memilih Hewan Qurban yang Disyariatkan

Foto : MNC Media

Jakarta – Tak kurang sebulan lagi, Hari besar umat Islam yakni Idul Adha akan segera tiba. Nama Idul Adha yang bisa disebut “Idul Qurban” ini adalah sebagai kesempatan manusia kepada Allah untuk lebih mendekatkan diri.

Apalagi buat kalian umat muslim yang belum mampu mengerjakan perjalanan haji, maka ia diberi kesempatan untuk berkurban, yaitu dengan menyembelih hewan qurban sebagai simbol ketakwaan dan kecintaan kita kepada Allah SWT.

Dan ini yang bakal menjadi pertanyaan bagi yang ingin melakukan ibadah qurban pertamanya pasti harus mulai mencari tahu bagaimana cara memilih hewan qurban ras khusus yang dinilai paling baik kualitasnya, hingga tata cara dan teknis pembeliannya.

Dalam memilih jenis qurban, ada beberapa hal mendasar yang menjadi tanda tanya besar di kalangan masyarakat Indonesia yakni mengenai pertimbangan memilih qurban satu kambing (perorangan) atau satu ekor sapi untuk 7 orang yang dilakukan secara patungan.

Salah satu penyebab banyak orang melakukan qurban secara patungan adalah masalah kondisi keuangan. Jika memang tak mampu untuk berqurban seekor perorangan, maka opsi untuk urunan tujuh orang mengurbankan satu sapi merupakan solusinya.

Namun, mana yang sebenarnya lebih baik antara qurban patungan dengan qurban perorangan?

Pendapat Ulama Mengenai Qurban

Ada beberapa sumber yang menyatakan bahwa qurban kambing satu ekor lebih baik daripada memilih solusi qurban sapi secara patungan tujuh orang. Perlu ditela’ah kembali karena hal ini sesuai dengan dalil (Shahih Fiqh Sunnah, 2:375, Fatwa Lajnah Daimah no. 1149 dan Syarhul Mumthi’ 7:458). Imam As-Saerazi Asy-Syafi’i mengatakan, “Kambing (sendirian) lebih baik dari pada urunan sapi tujuh orang. Karena orang yang berqurban bisa menumpahkan darah (menyembelih) sendirian.” (Al Muhadzab 1:74).

Baca juga:  Tahukah Anda Bahwa Rasulullah Menyukai Buah Selain Kurma ?

Di samping itu, terdapat alasan lain yakni qurban yang sering dilakukan Nabi Muhammad SAW adalah utuh satu ekor, baik kambing, sapi, maupun unta, bukan 1/7 sapi atau 1/10 unta. Kemudian, aktivitas menyembelihnya pun menjadi lebih banyak. Hal ini juga sesuai dengan apa yang dinyatakan oleh penulis kitab Al Muhadzab Al Fairuz Abadzi As Syafi’i (lih. Al Muhadzab 1/74).

Namun pendapat-pendapat ulama di atas ditarik dari gambaran perekonomian masyarakat yang tinggal di Arab yang memang mampu membeli hewan qurban untuk perseorangan. Sedangkan di Indonesia masih banyak terdapat masyarakat kelas menengah ke bawahnya. Jadi membeli sapi secara patungan adalah solusi yang sering dilakukan.

Pilih Qurban sesuai Kemampuan

Tak dapat dipungkiri, jika berdasarkan sudut pandang banyaknya daging dan mahalnya harga hewan qurban, maka urutannya pun menjadi qurban unta, qurban sapi, lalu qurban kambing (berbagai jenis qurban kambing juga beredar cukup banyak saat ini, namun untuk jenis domba lebih baik diutamakan daripada kambing lokal).

Tapi semua harus dikembalikan lagi sesuai dengan kondisi keuangan dan kemampuannya dalam membeli hewan qurban, dan apabila solusi urunan qurban sapi adalah solusi terbaik maka lakukan lah yang terbaik sesuai dengan porsi kamu, dengan mempersiapkan dananya dari awal dan direncanakan dengan baik, jangan sampai menjadi beban. Karena beribadah harus lah ikhlas dan tidak memberatkan dari sisi apapun.