Ketik pencarian Anda

Editor's Choice

Cara Atasi Efek Psikosis Saat Naik Gunung

JAKARTA – Pada tahun 2008, Dr. Jeremy Windsor mendaki Gunung Everest sendirian. Tetapi, ia merasa memiliki teman baru bernama Jimmy dan ia pun mengajaknya mengobrol selama di perjalanan. Lama kelamaan temannya ini menghilang tanpa bekas.

Hal demikian menurut para ahli seperti dilansir dari laman Okezone.com dari Live Science adalah gejala psikosis atau gangguan mental yang membuat seseorang sulit membedakan mana kenyataan dan mana yang hanya halusinasi. Dalam kasus Dr. Jeremy Windsor teman barunya itu cuma ada dikepalanya saja dengan kata lain tidak benar-benar ada secara fisik.

Pasalnya, semakin tinggi posisi Anda di gunung, semakin sedikit pula kadar oksigen yang tersedia. Ketika tubuh kekurangan oksigen, aliran darah menuju otak menjadi berkurang dan membuat seseorang hilang fokus. Itu sebabnya, orang dapat mengalami halusinasi sesaat saat mencapai ketinggian tertentu.

Gejala psikosis dan penyakit ketinggian pada pendaki pun harus segera diatasi untuk mencegah risiko kecelakaan. Karena penyakit ini dapat menyebabkan seseorang berperilaku aneh hingga melakukan hal-hal yang berbahaya.

Contohnya, pendaki mungkin mendengar suara-suara yang mengajak atau menyuruh untuk keluar dari jalur pendakian hingga akhirnya tersesat di gunung. Yang paling parah adalah ada juga pendaki yang merasa terpanggil untuk melompat ke bawah agar lebih cepat sampai ke posisi semula. Kalau ini terjadi sudah pasti pendaki tersebut akan tewas.

Baca juga:  Awas, Kecanduan Alkohol Dapat Merusak Otak

Gejala halusinasi biasanya akan berkurang setelah pendaki mulai turun gunung. Ketika mulai menuruni gunung, oksigen akan lebih banyak didapat untuk bernafas. Hasilnya, tingkat kesadaran pun akan perlahan-lahan kembali normal.

Untuk mencegah gejala psikosis diketinggian, pastikan Anda sudah menyiapkan perbekalan yang cukup sebelum naik gunung. Jika Anda mulai merasakan pusing atau hilang fokus, istirahatlah sejenak dan segera minum air putih yang banyak. Hal ini dapat membantu memenuhi kebutuhan oksigen dalam tubuh dan menurunkan risiko halusinasi sesaat yang mungkin terjadi.*

Tags:
Andini Anissa

MNC Update Writer

    1