Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

Berat Badan Naik Saat Puasa? Inilah Cara Mengatasinya

Foto : MNC Media

JAKARTA – Memasuki bulan Ramadhan, beberapa orang memanfaatkan waktu berpuasa sebagai sebuah kesempatan untuk menurunkan berat badan. Hal ini dilihat karena pola makan yang tidak begitu sering pada jam-jam biasanya.

Namun, terkadang niat orang untuk menurunkan berat badan justru berbanding terbalik dengan apa yang mereka harapkan. Ya, ternyata banyak orang mengeluh, selama bulan puasa bukannya berat badan jadi turun malah naik.

Hal ini pun dibenarkan oleh Dietisien Instalasi Gizi RSCM, Triyani Kresnawan, DCN, Mkes, RD. dilansir dari okezone.com, Menurutnya dengan berpuasa, memang benar bisa membakar sejumlah lemak yang ada dalam tubuh manusia. Namun, asupan makanan yang belebihlah yang bisa menyebabkan seseorang menjadi kegemukan.

“Puasa bisa menyebabkan lemak tubuh terbakar, tapi bisa juga sebaliknya. Apabila seseorang mengonsumsi protein dan karbohidrat berlebih, maka justru bisa berbalik menjadi gemuk. Puasa itu 14 jam, alhasil tubuh menjadi menurun sehingga seseorang akan bernafsu untuk memakan segalanya,” terang Triyani, dalam acara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, beberapa waktu lalu.

Triyani pun memberikan tips kepada masyarakat mengenai cara aman berpuasa untuk menghindari berbagai macam hal yang tidak diinginkan. Menurutnya hal yang paling penting adalah mengonsumsi air putih dengan cukup dan tidak langsung berbuka dengan makanan berat.

“Minum air secara cukup saat buka sampai dengan sahur. Air ini bisa dari jus buah, kuah sayur, sup kaldu-kaldu, teh juga bisa. Makan bertahap saat berbuka puasa, dianjurkan agar tidak langsung makan besar, tapi takjil yang mengandung sumber karbohidrat atau gula, namun tetap dengan porsi sewajarnya,” jelasnya.

Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan Literasi Bangsa, MNC Play Berpartisipasi di Islamic Book Fair 2018

Ini tips buat kalian yang mau diet saat berpuasa :

 

1. Kombinasikan Antara Karbohidrat Kompleks dan Air Putih

Untuk menu makanannya, Anda bisa siapkan makanan yang memiliki sumber karbohidrat kompleks yang baik. Makanan yang bisa dijadikan sumber karbohidrat komplek yaitu kacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang kedelai, dan kacang merah. Serta biji-bijian seperti gandum atau beras merah.

 

2. Ikan Sebagai Menu Buka Puasa

Anda bisa mengkonsumsi ikan sebagai menu buka puasa untuk program diet yang sedang dijalankan. Pilih salah satu jenis ikan yang bisa disantap sebagai buka puasa yang lezat. Tidak hanya lezat, ikan juga sangat baik untuk kesehatan, lo!

Anda bisa menggunakan ikan salmon dan ikan tuna, karena kedua jenis ikan ini mengandung omega 3 yang dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah.

Karena saat ini Anda sedang diet, cara mengolah dan memasak ikan perlu diperhatikan. Sebaiknya masak ikan dengan cara direbus, dipanggang, atau dibakar. Hindari memasak ikan dengan cara digoreng, ya.

 

3. Boleh dengan Daging Sapi

Banyak orang yang berpendapat bahwa ketika sedang menjalankan diet, terutama diet penurunan berat badan, harus menghindari mengkonsumsi daging sapi. Padahal, tidak masalah mengkonsumsi daging sapi asal dengan porsi yang tepat.

Hal yang harus diperhatikan yaitu pemilihan jenis daging sapi yang ingin dikonsumsi. Hindari memilih dan mengkonsumsi daging sapi yang berlemak.

Baca juga:  RCTI Bakal Sajikan Duel Klasik Final Piala Indonesia

Selain itu, Anda bisa memilih cara pengolahan dengan cara dibakar atau dipanggang dijadikan steak. Pilihan lainnya, Anda bisa mengolah daging sapi tersebut untuk dijadikan soto atau rawon. Ini akan menjadi menu berbuka puasa yang lezat.

 

4. Hindari Makanan yang Digoreng

 

Makanan yang digoreng sarat akan mengandung lemak yang tinggi. Selain tidak baik untuk kesehatan, makanan yang digoreng sangat tidak dianjurkan untuk Anda yang sedang menjalankan diet. Hindari makanan yang digoreng sebagai menu berbuka puasa, karena saat berpuasa pola makan dan istirahat akan berubah.

Tahukah Anda, makanan yang digoreng akan membuat cepat mengantuk? Mengapa? Karena, ketika kita menyantap gorengan, maka ikatan oksigen dalam tubuh akan berkurang hingga 20 persen. Untuk itu, hindari makanan yang digoreng, ya!

 

5. Konsumsi Makanan yang Berserat

Makan makanan yang berserat sangat dianjurkan, makanan yang mengandung serat tinggi baik untuk kesehatan tubuh dan juga pencernaan. Makanan sumber serat terbaik dapat Anda temukan pada buah dan sayur.

Untuk Anda yang sedang diet, jangan sampai melewatkan sayur dan buah sebagai menu buka puasa untuk diet. Anda bisa menyantap buah dan sayur sebagai hidangan pembuka, seperti takjil atau salad. Selain itu, sayur bisa dijadikan sebagai lauk yang sehat untuk menu buka puasa. Nah, selesai tarawih Anda bisa menikmati buah segar favorit.

Baca juga:  Dubes Pardede: Media Bantu Promosikan Tanzania

 

6. Hindari Makanan dan Minuman yang Mengandung Santan

Makanan yang mengandung santan juga tidak boleh dijadikan sebagai menu berbuka puasa. Karena di dalam santan mengandung lemak yang tinggi dan dapat menaikkan kadar kolesterol. Jika kolesterol meningkat, itu akan turut menaikkan tekanan darah dan kadar gula dalam darah.

Biasanya, makanan bersantan bisa Anda temui sebagai takjil, seperti kolak. Menyantap kolak sebagai takjil untuk membatalkan puasa memang sangat nikmat. Namun, Anda harus menghindari kolak jika sedang dalam menjalankan program diet.

Tidak hanya itu, menu favorit di bulan Ramadhan yaitu opor ayam pun sebaiknya dihindari. Makan-makanan lain yang mengandung lemak, pedas dan santan juga harus dihindari, ya!

 

7. Say No to Junk food

Tidak jarang kita masih berada di luar atau di tengah-tengah perjalanan pulang ketika waktu berbuka puasa tiba. Makanan cepat saji akan begitu menggoda, bukan? Akan tetapi, jenis makanan seperti ini tidak baik untuk kelangsungan diet.

Hal ini dikarenakan, makanan cepat saji atau junk food mengandung banyak lemak dan natrium yang sangat tinggi, baik itu ayam goreng, hamburger, atau bahkan kentang goreng. Untuk itu, hindari junk food, ya!