Ketik pencarian Anda

Editor's Choice

Awas! Banyak Efek Samping Saat Anda Konsumsi Gula Berlebihan

JAKARTA – Tubuh memang membutuhkan gula atau glukosa untuk bahan bakar melakukan beragam aktivitas, menambahkan energi, meningkatkan tekanan darah, hingga fungsi otak. Namun tetap waspadai, ada efek samping jika mengonsumsinya secara berlebihan.

Namun, ini bukanlah gula pasir atau gula dalam makanan dan minuman kemasan yang tak sehat. Sebab, gula buatan akan menyebabkan sejumlah kerusakan pada tubuh Anda, termasuk membuat Anda mengalami obesitas jika terlalu banyak mengkonsumsinya.

Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan untuk mengonsumsi gula tidak lebih dari 50 gram atau empat sendok makan. Lalu, apa jadinya jika Anda mengonsumsi gula berlebihan?

Berikut efek-efek yang ditimbulkan ketika Anda makan gula, seperti dirangkum dari Time, Minggu (11/3/2018).

1. Anda Merasa Selalu Lapar

Terlalu banyak mengonsumsi gula membuat lidah Anda ketagihan. Dampaknya, Anda akan merasa selalu ingin makan. Penelitian mengungkapkan, gula dapat mengganggu rasa kenyang, sehingga Anda merasa selalu lapar, bahkan sesaat usai menggigit beberapa potong kue.

2. Cepat Tua

Tak hanya membuat berat badan Anda naik, menurut tulisan yang dipublikasikan di situs Health, gula dapat membuat kulit menua. Sebab, terlalu banyak gula dapat menghambat perbaikan kolagen, yang mengurangi elastisitas kulit Anda.

3. Risiko Penyakit Tak Menular

Kelebihan gula sangat tidak baik bagi kesehatan Anda. Alasan yang paling kuat adalah tanpa sadar, gula dapat menyebabkan Anda mempunyai risiko mengidap penyakit tak menular, seperti obesitas, diabetes tipe dua, penyakit hati, gagal ginjal, katarak, hingga penyakit kardiovaskular seperti stroke dan jantung.

Baca juga:  Atasi Depresi dengan Rutin Konsumsi Buah dan Sayuran

4. Stres hingga Resistensi Insulin

Tak hanya mempengaruhi kesehatan fisik Anda, gula juga dapat mengganggu kesehatan mental. Memang ada penelitian bahwa permen dapat mengurangi hormon stres Anda, tetapi penelitian lanjutan menyatakan mengonsumsi karbohidrat olahan dengan kandungan gula tinggi dapat menyebabkan risiko resistensi insulin.

Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi gula atau glukosa alami yang berasal dari buah-buahan dengan jumlah secukupnya hingga olahraga rutin untuk mengurangi hormon stres.

(Sumber: iNews)

Tags: