Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

5 Tokoh Dibalik Layar MNC Animation

JAKARTA –  Bagi pecinta film animasi, mungkin sudah tidak asing lagi dengan Kiko. Keberhasilan serial animasi tersebut menjadi tontonan anak dan keluarga pun tidak lepas dari orang-orang yang berada di balik layar. Menariknya, mereka yang menjadi dalang keberhasilan Kiko ini adalah para perempuan.

Di bawah kepemimpinan CEO MNC Animation Liliana Tanoesoedibjo, setidaknya  ada 5 wanita terampil yang bertugas memastikan Kiko bisa menyapa para penggemarnya seminggu sekali setiap hari Minggu di RCTI.

Perempuan yang berada di balik layar Kiko ini, dengan statusnya sebagai seorang istri dan ibu, mereka harus rela mengorbankan waktu bersama keluarga.

Animator Supervisor Kiko MNC Animation Tirza Angelica mengatakan, untuk menjadi seorang animator, tidak cukup dengan modal sekadar skill dan fashion. Seorang animator unggul harus kerja keras dan tidak berhenti berusaha. Sebab, tantangan menjadi seorang animator adalah beban pekerjaan yang lumayan berat.

“Tenaga dan waktu kerjanya yang cukup berat, dan tantangan yang paling besar,” katanya.

Dengan kerja keras, bukan berati tugas mereka telah selesai. Menggali ide agar cerita yang disajikan lebih hidup adalah tugas lainnya. Sinkronisasi antara cerita dan gambar, juga harus benar-benar diperhatikan.

“Kita harus mencari, menggali ide, dan membuat cerita agar lebih bisa divisualkan. Karena ini animasi, berbeda dengan membuat skenario untuk sinetron atau film,” tambah Script Writer Kiko & Titus Luftiana Abdullah.

Baca juga:  25 Tahun, MNC Vision, Makin Keren Konten dan Promonya

“Sebagai perempuan, tantangan yang lainnya itu, menjaga mood. Bagaimana menjaga mood agar hasil tulisan tetap oke, dan terpenting harus mau dikritik, jangan baperan,” katanya kemudian.

Tantangan tidak mudah juga dihadapi Director Kiki & Titus Dezi Ruwah Rezeki dan Sally Wongso. Sebagai pihak yang dianggap paling bertanggung jawab untuk sebuah film, tugas mereka tentunya sangat memeras tenaga dan otak.

“Kami menjaga kualitas produksi agar sesuai dengan jalan cerita dan tidak melenceng dari Storyboard,” kata Dezi.

Namun, di balik tantangan besar yang dihadapi, tentu ada kebanggaan yang mereka rasakan. Pasalnya, hingga saat ini, profesi yang mereka geluti itu sangat langka di Indonesia. Bahkan bisa dikatakan hanya mereka berdua saja yang menyandangnya. “Kalau kita nggak memulai, siapa lagi?” tegas Sally.

Sebagaimana sebuah tim, kerja sama yang solid adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh setiap orang yang ada di dalamnya.

Untuk di MNC Animation, ini merupakan salah satu tugas dari Produser Kiko MNC Animation, yang dipegang oleh Dewi Rosma Aswati.

Dia harus memastikan bahwa proyek yang digarap oleh sekira 89 orang itu berjalan baik. Hal itu tentunya bukan sesuatu yang mudah. Pasalnya, sebagian besar dari 89 orang itu adalah laki-laki, yang memiliki kesan lebih susah diatur daripada perempuan.

“Bekalnya itu skill komunikasi yang harus berjalan dan tegas, meskipun sama laki-laki, enggak pernah sampai ada hal-hal yang gimana gitu. Apalagi kita kan perempuan, kalau ada tim (laki-laki) yang sudah agak rewel, kita keluarkan jurus perempuannya, ya kaya macam merayu-rayu gitu lah, tapi sampai saat ini berjalan lancar. Karena semua sadar dengan tugasnya masing-masing,”  tutup dia. (Sindonews)

Tags:
Andini Anissa

MNC Update Writer

    1