Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

5 Fakta Baru Kebijakan Ganjil Genap

JAKARTA – Dinas Perhubungan DKI Jakarta masih menyosialisasikan kebijakan perluasan ganjil-genap di beberapa ruas jalan Jakarta. Ada beberapa hal yang perlu kamu tahu tentang aturan baru ini. Karena, peraturan ini berbeda dengan yang sebelumnya diberlakukan pada waktu Asian Games 2018, ganjil-genap yang diperluas.

berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui mengenai sistem ganjil genap terbaru:

1. Ruas Jalan Bertambah

Jika sebelumnya hanya ada sembilan ruas jalan di Jakarta yang diterapkan ganjil-genap, kini bertambah 16 ruas jalan, sehingga menjadi 25 koridor. “Ganjil-genap saat ini menjadi 25 ruas jalan,” terang Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo

2. Waktu Pelaksanaannya Lebih Lama

Pemprov DKI Jakarta menambah waktu pelaksanaan ganjil-genap pun bertambah panjang, khususnya pada sore hari yakni selama lima jam. Sedangkan pada pagi hari masa berlaku peraturan tersebut tak berubah dari pukul 06.00-10.00 WIB.

“Selanjutnya untuk waktu pelaksanaan ada penambahan pada jam sore hari semula jam 16.00 sampai jam 20.00 ini akan ditambah 1 jam, menjadi 16.00 sampai dengan 21.00,” ujar Syafrin.

3. Mobil Listrik, Kendaraan Baru yang Terbebas Ganjil-Genap

Syafrin mengatakan, yang menarik dari peraturan ini, adalah memberi pengecualian untuk kendaraan listrik yang akan beroperasi di jalan Ibu Kota. “Jadi ini adalah hal yang baru dari kebijakan yang diambil oleh Gubernur,” kata Syafrin.

Baca juga:  Studi Banding, Dewan Pers Thailand Visitasi ke iNews Center

4. Ganjil-Genap Berlaku Bagi Masuk dan Keluar Jalan Tol

Syafrin mengatakan, sebelumnya penerapan kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan masuk dan keluar jalan tol sempat berlaku pada masa perhelatan Asian Games. Sempat ditiadakan, kini sistem itu diterapkan kembali pada ruas-ruas tersebut.

“Pengecualian yang selama ini diberikan pada on off ramp toll, ini juga kita hapuskan jadi ke depan seluruh kendaraan yang dari tol begitu keluar tol ataupun mau masuk tol selama dalam koridor ganjil-genap itu tetap diberlakukan,” tuturnya.

5. Sepeda Motor Masih Bebas, Tapi…

Sepeda motor masih bebas dari pemberlakuan ganjil-genap di Jakarta. Meski demikian, Dishub DKI sudah menyiapkan kebijakan khusus bagi para pengendara motor. Pengendara sepeda motor dituding kurang tertib di jalan. Oleh sebab itu, Dishub DKI merancang penertiban lewat kanalisasi.

Nantinya, para pengendara sepeda motor akan diarahkan untuk menggunakan lajur paling kiri dari ruas jalan. Menurut Syafrin, hal itu bisa menjamin keselamatan dan ketertiban pengendara motor.

“Karena sepeda motor tadi kurang tertib dalam menggunakan lajur. Oleh sebab itu, dengan upaya kami melakukan penertiban lalin ke depan, akan kami masifkan apa yang disebut dengan kanalisasi sepeda motor,” kata Syafrin.