Ketik pencarian Anda

MNC Media MNC Terkini

12 Daerah Rawan Bencana Banjir dan Longsor, BNPB Perpanjang Shift Call Centre

Foto: MNC Media

JAKARTA – Sebanyak 12 pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat banjir dan longsor. Data yang dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga 4 Januari 2020 tercatat sebanyak 1.317 rumah rusak berat, 7 rumah rusak sedang dan 544 rumah rusak ringan.

Kemudian 5 fasilitas umum rusak berat, 3 fasilitas pendidikan rusak ringan dan 2 rusak sedang, 2 fasilitas peribadatan rusak sedang dan 24 jembatan mengalami rusak berat.

“Adapun 12 daerah yang menyatakan status tanggap darurat,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi BNPB Agus Wibowo, dikutip dari Okezone.com, Senin (6/1/2020).

Sebelumnya, BNPB telah memperpanjang Shift atau pembagian kerja Call Center yang menerima aduan dan keluhan bagi masyarakat yang menjadi korban banjir. Selain melalui pengaduan lewat telepon, masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi Qlue untuk melaporkan situasi banjir ataupun membutuhkan bala bantuan di posko pengungsian.

“Bagi masyarakat yang alami kondisi bencana BNPB akan siapkan call center, kami akan perbesar call center menjadi 22 shift,” kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi BNPB Bambang Surya Putra dalam acara Polemik MNC Trijaya Network bertajuk ‘Banjir Bukan Takdir?’ di Sasana Krida Karang Taruna Bidara Cina, Jakarta Timur, Sabtu (4/1/2020).

Berikut rincian 12 pemerintah daerah yang telah menetapkan status tanggap darurat banjir dan longsor:

1. Kota Bekasi, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 1-7 Januari 2020.

Baca juga:  Peringati Sumpah Pemuda, MNC Peduli Bangun Rumah Layak Huni Serentak di Empat Kota

2. Kabupaten Bekasi, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 2–8 Januari 2020.

3. Kabupaten Bandung Barat, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 2–8 Januari 2020.

4. Kabupaten Indramayu, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 2–8 Januari 2020.

5. Kota Depok, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Angin Kencang, 1–7 Januari 2020.

6. Kabupaten Bogor, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 2–16 Januari 2020.

7. Kabupaten Karawang, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 2–8 Januari 2020.

8. Kota Tangerang, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1–14 Januari 2020.

9. Kabupaten Tangerang, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1–14 Januari 2020.

10. Kabupaten Serang, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1–14 Januari 2020.

11. Kota Tangerang Selatan, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1–14 Januari 2020.

12. Kabupaten Lebak, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1–14 Januari 2020.